oleh

Menyongsong Pemilu 2024, Polda Maluku Menggagas, Dengan Menggelar  Dialog Kebangsaan.

Ambon. Suarapaparisa.com. Polda Maluku menggelar dialog Kebangsaan dengan tema, Peran Masyarakat Dalam Mewujudkan Pemilu,2024 Yang Aman Dan Damai sebagai sarana Integrasi Bangsa, diwilayah Maluku, berlangsung 8 Nopember 2023, di-Plaza Presisi Polda Maluku Tantui Ambon.

Dialog Kebangsaan menghadirkan pembicara, Ketua FKUB Maluku Abdullah Latuapo, Komisioner KPU Maluku, Engelbertus, Dumatubun, Komisioner Bawaslu Maluku, Steven Melay, Wakil Ketua PWI Maluku, Rony Samloy serta Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol, Asep Syaifudin. Kapolda Maluku Irjen Pol.Lotharia Latif saat membuka dialog kebangsaan, menegaskan peran serta masyarakat guna mewujudkan Pemilu, yang aman dan damai, serta sebagai sarana integrasi Bangsa, sebagai rangkaian proses yang saling terkait. Dialog Kebangsaan dengan Tema yang sama ini, akan terus digulirkan keseluruh Maluku, agar ada kesadaran bersama dengan memastikan Maluku tetap aman dan damai. Apresiasi Saya sampaikan kepada TNI, tokoh agama ,tokoh masyarakat, elemen pemuda Insan Pers, yang selama ini terus menjaga Maluku,dengan sinergitas dan kolaborasi sehingga Maluku tetap Aman Dan Damai, sebagai kuncinya, “ungkap Kapolda.

Dikatakan, Tahun 2024, untuk pertama kalinya dilaksanakan Pemilu serentak, digelar di-Indonesia, baik itu, Pileg,Pilpres  maupun Pilkada. Ini bukan pekerjaan yang ringan, dilakukan KPU dan Bawaslu, selaku penyelenggara Pemilu. Untuk itu dialog tepat dengan mengajak, masyarakat dan semua stackeholder, untuk membantu suksesnya Pemilu, yang berjalan lancar,aman dan damai,karena Polri kususnya Polda Maluku tidak biasa berjalan sendiri,dalam menjaga kamtibmas.

Menurutnya, Operasi Mantap Brata (OMB), Salawaku 2023-2024, dijalankan Polda Maluku dengan focus, pada penguaran komunikasi public, dan juga sosialisasi,edukasi, kepada masyarakat menjadi bagian penting dilakukan selain upaya premtif dan preventif, dibarengi dengan Maluku, masuk posisi keempat indeks kerawanan Pemilu.

Karena itu, untuk mengantisipai, kejadian, menonjol perlu dilakukan seperti, pemberitaan,yang  professional,proporsional, hindari propokasi hoax. Selain itu sinergi semua pihak, baik itu KPU,Bawaslu,Pemda, OKP,terutama Insan Pers,pemberitaan yang professional dan proporsional, sesuai nafas Panca Sila. 

Diharapkan, dialog kebangsaan dapat menjadi sarana, tukar informasi dan komunikasi, mengedukasi, agar Pemilu berjalan Lancar, Umum ,Aman dan Damai,sehingga dapat menghasilkan pemimpin Bangsa yang berkualitas, serta berintegritas, dan tidak kala pentingnya hindari berita hoax, kampanye hitam agar Kamtibmas, tetap terjaga, dengan memastikan Pemilu, berlangsung aman dan damai, dengan stabilitas Kamtibmas  di-Maluku.

Dialog kebangsaan dihadiri Kapolda dengan jajarannya, termasuk Pangdam dan jajaran Kodam XVI  Pattimura,pimpinan OKP se-Maluku termasuk Insan Pers, “tutup Kapolda. (Izk).

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed