oleh

Aru Zona Merah, Polres Aru Laksanakan RAKOOR Perketat Penerapan Prokes Covid-19 di Semua Sektor

Suarapaparisa.com.Dobo, Kepulauan Aru,- Setelah Kabupaten Kepulauan Aru ditetapkan sebagai Zona Merah Covid-19 bersamaan dengan beberapa daerah lainnya di Provinsi Maluku, Polres Kepulauan Aru kembali melakukan Rapat Koordinasi dengan beberapa mitra dan penangungjawab untuk memperketat penerapan Protokoler Kesehatan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat dan pelaku-pelaku usaha.

Rakor yang berlangsung di Aula Ursia Urlima Polres Kepulauan Aru itu, dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Aru AKBP. Sugeng Kundarwanto, Selasa (13/07/2021).

Kapolres dalam arahannya, mengatakan bahwa Kabupaten Kepulauan Aru saat ini sudah dinyatakan zona merah, sehingga sudah saatnya kita bersama-sama melawan Covid-19.

“Tugas kita semua saat ini adalah mematuhi apa yang di tetapkan pemerintah,” ucap Kapolres.

Dikatakan bahwa ada beberapa hal penting yang harus diterapkan terkait Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru.

Yang pertama; seluruh Pegawai, para Pelayan baik di Pelabuhan atau Instansi lain harus dinyatakan Negatif Covid-19. Kedua; membatasi antrian pada saat pembelian tiket. Ketiga; Pastikan para penumpang yang turun ke wilayah Dobo tidak terkena Covid-19. Keempat; seluruh Instansi dan masyarakat harus segera melaksanakan Vaksin. Kelima; para Penumpang naik ataupun turun di Wilayah Kabupaten Kepulauan Aru harus mentaati peraturan Prokes dan menunjukkan kartu Vaksin Tahap I dan syarat lainnya. Keenam; para Pengusaha Toko dan Rumah Makan harus membatasi jam operasional sampai dengan pukul 20.00 Wit. Ketuju; setiap Pengusaha Toko harus membuat Prokes atau tempat mencuci tangan. Dan yang kedelapan; seluruh masyarakat wajib mengikuti Protokol Kesehatan 5M yang sudah di tentukan oleh Pemerintah.

Kapolres usai menyampaikan arahannya, rapat dilanjutkan dengan diskusi bersama. Masing-masing pimpinan terkait yang menjadi peserta rapat saat itu berkesempatan mengeluakan pendapat.

Kepala Syahbandar Dobo yang diwakili Bapak Ali mengatakan, terkait dengan aturan-aturan dari Dinas Perhubungan dalam rangka pencegahan Covid-19 di areah Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, belum ada aturan khusus disana, mereka masih tetap melaksanakan Protokoler Covid-19 secara umum, dengan menerapkan (3M), menjaga jarak, Mencuci tangan dan Memakai Masker.

“Sampai hari ini kami selalu bekerja, setiap perjalanan para penumpang, kami selalu mengatur, untuk tetap menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker,” unar Pa Ali.

“Kami dibantu oleh TNI-Polri, kami tetap bekerja sehingga di wilayah Kepulauan Aru dapat kita cegah penyebaran Covid-19 dan semoga persentase disaat ini bisa menurun,” tambahnya.

Bersamaan di dalam rapat itu, Kepala Perikanan Provinsi Maluku yang diwakili Bapak. Roni menyampaikan, pihak Dinas Perikanan telah melaksanakan Prokes yang sudah dianjurkan pemerintah.

“Kami juga sudah melaksanakan Prokes, terutama melaksanakan Vaksin, dan para Nelayan yang datang untuk pengurusan berkas-berkas, sudah kami himbau langsung untuk melaksanakan Prokes terlebih dahulu, seperti cuci tangan dan tetap memakai Masker,” jelas Pa Roni.

Selain itu, Danlanal Aru juga mengaku jajarannya secara door to door, telah menghimbau agar seluruh masyarakat melaksanakan Vaksinasi.

“Dan saya juga menghimbau kepada para penumpang, Bandara dan kapal-kapal ikan agar tetap menerapkan Prokes.
Dan Para penumpang juga yang akan berpergian harus mentaati syarat-syarat yang sudah ditentukan,” tandas Danlanal.

Pada saat pengecekan terhadap ABK Kapal, lanjut Danlanal, ditemukan sebagian besar dari mereka belum menjalani Prokes Covid-19, seperti Swab Antigen. Sehingga pihaknya menghimbau agar peraturan yang sudah diterapkan, perlu ditingkatkan kembali.

Para Penumpang yang akan keluar masuk harus menunjukkan bukti bahwa meraka sudah melaksanakan Vaksin Tahap I,” tegas Danlanal.

Di akhir diskusi itu, Kepala PELNI Cabang Kepulauan Aru mengaku, ketentuan perjalanan tentang pelaksanaan perjalanan dalam negeri, berkaitan dengan pembatasan penumpang yang masuk di Kabupaten Kepulauan Aru, sudah diterapkan pihak PELNI Dobo.

Para penumpang Kapal PELNI yang keluar masuk di wilayah Dobo, wajib menunjukan Kartu Vaksin Tahap pertama (I) dan Hasil Negatif Tes PCR 2×24 jam.

“Kami juga sudah menghimbau kepada para penumpang agar turun ke Pelabuhan harus menjaga jarak,” kata Kepala PELNI.

Beliau mengucapkan terima kasih kepada Instansi TNI/POLRI yang telah turut membantu mengamankan perjalanan para Penumpang dan bagi Calon Penumpang yang akan naik ke Kapal, harus mematuhi persyaratan yang ketat.

Unsur pimpinan terkait yang terlibat dalam rapat ini, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Sugeng Kundarwanto, Danlanal Aru Letkol Laut (P) Choirur Roziqin, Kabag Ops Polres Kepulauan Aru AKP. Jandri Alpon, S.Sos, Perwira, Staf Polres Kepulauan Aru, Kepala PT. PELNI Cabang Dobo Bpk. Djasman, Kepala Syahbandar Pelabuhan Umum Yos Soedarso Dobo, diwakili Bpk. Ali Toto Raharusun, Kepala Perikanan Provinsi, diwakili Bpk. Roni, Para Perwakilan Pegawai Cold Storage Kabupaten Kepulauan Aru, Para Pengusaha Toko di Pusat Kota Dobo dan sejumlah Personil Polres Kepulaian Aru. (Nus. M)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed