oleh

Bupati Gonga Pimpin RAKOR Persiapan PILKAS Aru Gelombang Ke-II

Suarapaparisa.com, Dobo, Kepulauan Aru,- Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga pimpin Rapat Koordinasi Panitia tingkat Kabupaten dalam rangka persiapan Pemilihan Kepala Desa Kepulauan Aru Gelombang ke-II, bertempat di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati, Rabu (21/09/2022).

Dalam arahanya, Bupati mengingatkan kembali tentang pengalaman Pemilihan Kepala Desa gelombat pertama tahun 2021 lalu, yang mana terjadi banyak masalah karena Panitia di tingkat Desa terkesan banyak yang tidak Netral, dan mendukung Calon Kades tertentu.

Calon Kepala Desa, kata Bupati, harus memenuhi syarat, pihak Kesehatan juga harus tegas dalam proses pemeriksaan kesehatan bagi pada Calon Kepala Desa.

“Diharapkan adanya sosialisasi perhitungam suara yang sah, mengingat pada Tahun 2021 terdapat banyaknya gugatan akibat proses perhitungan suara,” sambunya.

Bupati menegaskan kepada Panitia tingkat Kabupaten agar betul-betul dapat mengawasi kinerja Panitia tingkat Kecamatan, sehingga apabila ada Calon Kades yang sudah ditetapkan maka itu dinyatakan sah dan tidak ada perubahan-perubahan lagi.

“Pengalaman pada Pilkades gelombang pertama Tahun 2021, Permasalahan yang terjadi, ketika salah satu calon memenangkan pemilihan Kepala Desa, sering terjadi gugatan dari persyaratan seperti Ijazah dan lain-lain,” terang Gonga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Yosep Lakesyanan, melaporkan bahwa Dinas PMD dalam pelaksanaan tugas, telah masuki tahapan persiapan pelengkapan Logistik Pemilihan Kepala Desa.

“Dari hasil monitor, terdapat 8 Desa yang belum menyampaikan berkas Calon Kepala Desa kepada Dinas BPMD Kabupaten Kepulauan Aru,” jelasnya.

Dinas PMD kata Kadis, telah melakukan proses percetakan Surat Suara terhadap 41 Desa, dimana dari 41 Desa tersebut telah memasukan foto Calon dan jumlah DPT.

Terkait dengan penetepan Calon Kepala Desa dari 41 Desa, terdapat 5 Desa yang mengajukan keberatan, dan Dinas PMD telah melakukan klarifikasi, dimana 3 diantarnya telah menyetujui dan 2 Desa lainnya dilakukan secara tatap muka, salah satunya Desa Koba Seltimur Kecamatan Aru tengah.

Menurut Pria yang akrab disapa Pa Oce itu, perlunya dilakukan BIMTEK, dalam rangka persiapan pemilihan Kepala Desa gelombang II Tahun 2022.

Salah satu kendala yang dikemukakan Lakesyanan adalah Anggaran Pilkades yang bersumber dari APBD Kabupaten Kepulauan Aru, namun sampai saat ini belum terealisasi sehingga banyak kendala dalam tahapan Pilkades.

Dia menegaskan bahwa untuk persyaratan pada Calon Kepala Desa Tahun 2022, dari Dinas PMD sendiri sudah tidak menerima Surat Keterangan lagi.(NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed