oleh

Pembangunan Proyek Air Bersih Pulau Haruku Senilai 12,4 Milyar Bermasalah.

Suarapaparisa.com. Pembangunan proyek air bersih Pulau Haruku senilai 12,4 milyar bermasalah, pasalnya anggaran yang sudah dicairkan mencapai 75 persen, sedangkan pekerjaan fisik yang baru berjalan  20 persen dan sementara ini pihak ketiga yang menangani pekerjaan ini belum lagi melanjutkan pekerjaan tersebut, “kata Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Azis Sangkala kepada wartawan di gedung DPRD Maluku. Selasa 8 Juni 2021.

Menurutnya sampai saat ini pekerjaan fisik dilapangan baru mencapai 20 persen, padahal pencairan dana atau anggaran sudah mencapai 75 persen, sehingga pihak ketiga yang bertanggung jawab menyelesaikan pekerjaan pembangunan air bersih di Pulau Haruku, untuk segera menyelesaikan pekerjaan ini, sesuai dengan kontrak yang dibuat, yang mana sudah ditandatangani dengan pemerintah sehingga diharapkan pembangunan proyek air bersih Pulau Haruku ini tepat pada waktunya,”ungkapnya.

Azis Sangkala juga menghimbau dinas PUPR, untuk dapat mengawasi secara baik, karena pembangunan proyek air bersih ini berada di-Daerah Pemilihannya  (Dapil) yaitu, Pulau Haruku termasuk juga masyarakat desa Pelauw dan Kailolo  sangat membutuhkan air bersih.

Terkait dengan waktu SMI, waktunya berakhir akhir Juni, sehingga masih ada waktu, untuk itu pihak ketiga segera menyelesaikan pekerjaan ini sebelum akhir Juni batas waktu berlakunya SMI,”tutup Sangkala. (L2B)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed