oleh

Rayakan HUT Kabupaten Dimasa Pandemi Covid-19, Ini Pesan Bupati Gonga

Dobo, Kepulauan Aru, SP. Com. Tidak terasa tepat pada hari ini, tanggal 18 Desember 2020, Kabupaten Kepulauan Aru telah berusia 17 tahun, namun perayaan kali ini dirasakan sangat berbeda dengan perayaan pada tahun-tahun sebelumnya yang di isi dengan berbagai macam acara termasuk acara makan patita melibatkan semua etnis.

Hal ini disebabkan karena perayaan HUT kabupaten kali ini dirayakan dalam masa Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Kabupanten Kepulauan Aru, sehingga hanya dapat dilaksanakan upacara dengan jumlah peserta yang terbatas sesuai tata protokoler kesehatan Covid-19 dan tidak lagi ada acara makan patita, maupun tidak ada kegiatan seremonial lainnya.
Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga dalam sambutannya mengatakan, perayaan HUT Kabupaten Kepulauan Aru kali ini yang dirayakan pada masa Pandemi Covid-19, disemangati dengan Tema, “Menjaga dan Membangun Jargaria Sarkwarisa Dalam Bingkai Orang Basudara dan Membangun Kekuatan Memutuskan Mata Rantai Penyebaran Covid-19.

Untuk Aru Yang Sehat, Damai, Sejahtera dan Bersatu” .
Hal ini menurut orang nomor satu Kabupaten Kepulauan Aru ini, dapat mengandung makna dan memiliki pesan bahwa bencana non-alam penyebaran Covid-19, merupakan urusan kita bersama, baik itu pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha.
Oleh karena itu Bupati mengajak semua pihak untuk menjadikan peringatan hari jadi Ke-17 Kabupaten Kepulauan Aru ini sebagai momentum menyatukan tekad dan merupakan langkah bersama untuk melawan Covid-19, dengan dukungan dan do’a semua pihak serta sinergitas seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru, sehingga kita dapat segerah melewati dan bebas dari Pandemi Covid-19.

Selain itu, dr. Johan Gonga mengaku bahwa kerja keras yang masih menantang adalah, mendorong pembaharuan (reformasi), tetapi juga perubahan (transformasi) dan percepatan (akselarasi) pembangunan sosial, ekonomi dan budaya di Kabupaten Kepulauan Aru yang lebih maju, modern dan bermartabat; sehingga menjamin pengelolaan Sumber Daya Alama (SDA) dan lingkungan hidup secara berkelanjutan yang sejalan dengan komitmen mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, serta memperkuat keunggulan dan daya saing daerah dalam menghadapi pelaksanaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Dari aspek akuntabilitas, lanjut Gonga, presentasi penyelenggaraan pemerintah daerah tahun 2019, oleh Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri Repoblik Indonesia dari C (sedang) menjadi B (tinggi).

Secara umum pada kesempat dimaksud, Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga menyampaikan perkembangan capaian indikator makro pembangunan Kabupaten Kepulauan Aru per tahun 2019 sebagai berikut :
Yang pertama; Pertumbuhan ekonomi tahun 2019 telah tumbuh sebesar 5,82%, PDRB per Kapita Rp. 36,166,000 (tiga puluh enam juta seratus enam puluh enam rupiah).

Kedua; Tingkat kemiskinan tahun 2018 adalah 27,12% menurun 0,39% menjadi 26,73% tahun 2019 dari jumlah penduduk miskin 25,620 Jiwa.
Ketiga; Tingkat pengangguran terbuka per tahun 2019 sebesar 5,53% dan yang Keempat; Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 63,64 pointt. (Nus.M)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed