oleh

Sekjen Setya Kita Pancasila Brigjen TNI Junior Tumilaar, S.I.P,.MM adalah Sosok Pejuang Bagi Rakyat Kecil

Suarapaparisa.com, Sekjen Setya Kita Pancasila Meyske Yunita Kepada media ini Rabu (22/9) mengatakan Sosok seperti Brigjen TNI Junior Tumilaar adalah pejuang rakyat ! tapi beliau mengingatkan agar masalah yang kemarin terjadi tidak perlu terlalu dipertajam.

Sehingga berpotensi menghasilkan pendapat yang kurang bijak, yang bisa menimbulkan polemik pemikiran masyarakat, Polri dan TNI adalah Dwi pertahanan semesta utama serta Ksatria bagi rakyat bangsa dan negara, dan masyarakat adalah komponen pendukungnya.

Antara TNI Polri semua saling menunjang dan tiap institusi pasti punya SOP masing masing yang tidak dapat dicampuri atau diintervensi pihak manapun dan saya kira kita semua pasti tau itu.

Kenapa Brigjen Junior Tumilaar dipanggil Danpuspom ? Itu hanya memberikan keterangan saja terkait beliau adalah juga prajurit TNI dan TNI tentu perlu keterangan secara langsung bukan yang beredar di dunia maya ini kan bisa saja kaburkan pandangan,”Terangnya.

begitu juga Polri mereka punya standar prosedural yang mesti mereka jalani dalam pengabdiannya sebagai penjaga ketertiban dan penegak hukum.

Meyske Yunita biasa dipanggil keke’ juga mengatakan telah mendapat kabar bahwa Brigjen.Junior Tumilaar dalam keadaan sehat-sehat tidak dalam kondisi ditahan dan diinterogasi seperti layaknya pelaku kriminal melainkan dimintai keterangan saja oleh Puspomad, tuturnya.

ditanya soal surat terbuka yang ditujukan kepada Kapolri, Meyske Yunita menjawab,. negara kita ini negara demokrasi dan didalam kata-kata surat terbuka itu semua kata-kata itu tidak ada yang melanggar norma dan nilai Bangsa, dan Bpk Kapolri kita itu adalah orang yang luar biasa, beliau juga Kapolri yang punya segudang Prestasi dan kinerja yang hebat sebagai Polisi.

“jadi itu jangan terlalu dipermasalahkan apalagi ada pihak-pihak yang mau mengambil kesempatan dalam hal ini, TNI Polri bersatu padu pasti menghentikannya. Bpk Presiden Jokowi juga beberapa kali mendapat surat terbuka dan beliau ga masalah,”ungkapnya.

Terlebih saat ini kesatuan bangsa amat sangat penting dan masih banyak PR kita bersama, bagaimana itu Papua sparatisme masih bercokol dan terus melakukan hal-hal yang melanggar kemanusiaan ditambah persiapan keamanan Pon di Papua Juga ketertiban keamanan di bangsa kita ini, semua itu TNI dan Polri bergandengan tangan jalan bareng gotong royong, dan sebagai Rakyat kita mesti dan harus mencintai TNI Maupun Polri dalam Porsi yang imbang,”tutupnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed