oleh

SMKN 3 Laksanakan PBM Melalui Sistim Daring Dan Luring.

Suarapaparisa.com. Proses Belajar Mengajar yang digunakan SMK Negeri 3 Ambon, melalui sistim Dalam Jaringan (Daring) dan Luar Jaringan (Luring), jika sistim Daring siswa mengikuti dari rumah, sedang Luring siswa yang mengikuti pembelajaran Praktek, diperbolehkan datang di sekolah, dengan protokol kesehatan yang ketat, yakni pakai masker, disiapkan tempat cuci tangan, siswa harus jaga jarak, tidak berkerumun, karena, dibatasi 50 %, yaitu berjumlah 36 siswa perkelas, Yang diperbolehkan masuk praktek sambil juga mendapat teori itu 18 siswa, dilakukan secara bergiliran, “kata Kepala SMK Negeri 3 Ambon Slamet Ryadi, S.Pd, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis, 29 Juli 2021.

Menurutnya, memang kita lakukan PBM mendukung program pemerintah sambil mengikuti anjuran Kemendikbud, yang mengatakan sekolah kejuruan bisa datang di sekolah, namun khusus yang akan mengikuti pembelajaran praktek, dengan separuh siswa, jika perkelas 36 siswa yang bisa PBM secara Luring setengahnya berarti 18 siswa, dan dilaksanakan secara bergilir dengan Prokes yang ketat, kantin tidak dibuka, tempat duduk siswa diatur jaraknya, dan siswa membawa makanan dari rumah,” ungkapnya.

Dikatakan, penerimaan siswa baru yang sudah pasti, sebanyak 400 siswa, karena tidak menganut zonasi 60 % siswa berasal dari dalam kota Ambon, dan sebaliknya 40 % siswa dari luar kota Ambon, dengan begitu jumlah keseluruhan siswa SMK Negeri 3 Ambon sebanyak 1236 siswa, termasuk SMK yang terbesar di Kota Ambon, dengan 9 program kompetensi, yakni permesinan dan teknik mesin, otomotif teknik kendaraan ringan dan alat berat, bangunan, desain property, dan permodelan, kompetensi maritim, teknik kapal penangkap ikan, dan kapal niaga, berikut listrik teknik instalasi listrik.

Perputaran sekolah dalam PBM, karena terdapat 42 kelas maka diatur, yaitu Senin, Selasa, Rabu, masuk dalam Kategori luring, Kamis Jumat, Sabtu, masuk dalam giliran daring, bergantian seperti yang sudah diatur, kembali luring dan daring seterusnya, seperti begitu, “tutup Slamet Ryadi. (L2B)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed