Ambon, SP. Com. Proses Belajar Mengajar (PBM), di-SMK Negeri 5 Ambon, menggunakan sistim Daring, dimana guru berada disekolah memberikan materi pembelajaran, siswa mengikuti dari rumah, termasuk 88 siswa baru SMK Negeri 5 yang sudah diterima, juga mengikuti pemebelajaran sistim Daring atau belajar dari rumah, “kata Kepala SMK Negeri 5 Ambon, Elsina Aunalal,S,Sos.M.Pd, di Ambon, Senin 31 Agustus 2020.
Diungkapkan, PBM secara Daring berjalan baik dan lancar, dimana para guru mata pelajaran mempersiapkan berbagai materi pembelajaran, siswa mengikuti dengan baik dari rumah, termasuk juga berdialog, namun jika harus praktek disekolah, siswa datang dengan persetujuan orang tua, dibatasi hanya 10 siswa dengan mangacu pada protokol kesehatan, cuci tangan, ukur suhu, pakai masker, jaga jarak.
Diakuinya, memang terkendala dengan jaringan namun tidak berlangsung lama,dan untuk membantu menunjang jaringan internet untuk belajar, pihak sekolah memberikan bantuan Pulsa, baik kepada guru maupun siswa.
Menurut Aunalal, langkah awal, pemberian bantuan Pulsa, sesuai arahan Kemendikbud dapat dilakukan, dan dianggarkan melalui dana BOS dan sudah dilakukan sejak bulan Juli, namun kini, Kemendikbud Pusat sesuai program baru, kembali menerbitkan Surat Edaran (SE), agar pemberian Pulsa kepada guru dan siswa, itu dilakukan selama 4 bulan, dimulai September dan berakhir Desember 2020.

Untuk itu, pihak sekolah mengambil langkah, setiap guru mendaftarkan para anak didiknya, kemudian disampaikan kepihak sekolah, kusus yang mengelola pemberian pulsa melalui dana BOS tersebut, dan Pulsa yang diberikan langsung melaui Ponsel, HP Android, seharga 150 ribu hingga 200 ribu rupiah.
Ditambahkan setiap guru datang disekolah dengan mengikuti protkol kesehatan, dan mereka berada di-masing-masing ruang, 1 orang guru, sambil mempersiapkan materi pembelajaran, untuk disampaikan kepada siswa secara daring, sehingga disekolah suasananya aman terkendali. Dengan begitu diharapkan kita patuh taat dan disiplin mengikuti anjuran pemerintah,dengan mengikuti protokol kesehatan,cuci tangan, pakai masker ,jaga jarak, sehingga dapat memutuskan mata rantai covid 19, dan hidup normal kembali,” ucapnya. (LY)






Komentar