Ambon, SP. Com. Minggu (31/05/20). Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya Alfonsius Saimiloy yang juga selaku Ketua Harian Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 yang dikonfirmasi Media SP. Com. menjelaskan bahwa, Sebagaimana diketahui, bersama pada tanggal 30/05/2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku mengumumkan 8 kasus baru positif terpapar corona di Maluku, tiga diantaranya merupakan warga MBD.
Terkait dengan ke tiga warganya yang dinyatakan positif terpapar virus corona, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menutup sementara akses masuk penumpang ke daerahnya.
“Kami akan melakukan penutupan bagi Akses keluar masuk wilayah MBD hingga tanggal 15 Juni 2020 hal ini sesuai dengan intruksi dari Bupati, serta mengikuti acuan Provinsi”Ungkap Siamloy
Ditambahkannya, “Besok kami akan lakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak panik terkait dengan keberadaan ke tiga orang warga kami yang positif, ” jelasnya.
Dijelaskannya, untuk setiap pelaku perjalanan dari ambon yang hari ini telah ada di MBD pihaknya selalu melakukan tratment – tratment khusus untuk cepat memperoleh kesembuhan.
“Kami jaga, rawat dan lakukan tratment-tratment khusus agar mereka cepat sembuh, ada 18 orang yang sudah kami pulangkan karna hasil Rapid Diagnotic Tes (RDT) non-reaktif”,” tuturnya.
“Saya kaget muatan-muatan yang seharusnya mengangkut logisitk saja untuk kebutuhan warga ternyata dipakai untuk mengangkut warga pelaku perjalanan dari luar dan masuk di MBD dengan keadaan terpapar Covid-19”,” tutupnya. (**)










Komentar