oleh

SMA Negeri 1 Ambon dan SMA Dian Harapan Menggelar Ujian Sekolah Tahun Ajaran 2023-2024

Ambon, Suarapaparisa.com – SMA Negeri 1 Ambon dan SMA Dian Harapan menggelar ujian sekolah tahun ajaran 2023-2024 tanpa kendala sesuai prosedur yang berlaku.

Pelaksanaan ujian yang berlangsung di gedung SMA Negeri 1 Ambon itu, dibuka pelaksanaannya secara resmi oleh Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Husein melalui virtual, Selasa, 5 Maret 2024.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Ambon A.R. Tahalele menerangkan, sebanyak 396 siswa SMA Negeri 1 Ambon dan 44 siswa SMA Dian Harapan yang mengikuti ujian kali ini.

“Mereka sudah bergabung dengan SMA 1 Ambon sehingga mereka tidak lagi disebut SMA Dian harapan, dan mereka mendapat ijasah adalah ijasah SMA 1,” terangnya.

Ratusan siswa peserta ujian itu menjalani ujian sekolah berbasis kertas, disebabkan fasilitas komputer milik SMA Negeri 1 Ambon banyak yang mengalami kerusakan.

“SMA 1 punya banyak komputer, namun karena Covid-19 tidak dipakai, akhirnya banyak yang rusak,” ujar Tahalele.

Meski pelaksanaan ujian berlangsung lancar, sambung Tahalele, namun di hari pertama ujian, satu siswa dari SMA Dian Harapan berada di luar negeri sehingga berhalangan mengikuti ujian.

Dan disisi lain, lanjutnya, sebelum pelaksanaan ujian sekolah, para siswa telah diberikan gambaran mengenai format dan tingkat kesulitan soal oleh para guru yang mungkin akan dihadapi siswa saat ujian sekolah. Dengan begitu, mereka dapat mempersiapkan diri secara lebih baik dan meningkatkan kemampuan mereka dalam menjawab soal-soal ujian.

“Waktu masuk di semester ini, metodologi belajar mengajar guru lebih banyak untuk latihan-latihan berdasarkan SKL,” lanjut Tahalele.

Untuk menunjang perjuangan siswa dalam menghadapi ujian selama seminggu ini, Tahalele mengharapkan peran orang tua dalam menciptakan kondisi yang nyaman, memberikan dukungan emosional dan dorongan motivasi bagi anak-anak selama masa persiapan dan pelaksanaan ujian. Dengan begitu, anak-anak menghadapi ujian dengan lebih percaya diri.

“Harapan saya, orang tua mempersiapkan anak-anak dan kepada masyarakat untuk tidak memutar lagu yang besar sehingga tidak mengganggu anak-anak pada waktu belajar,” harapnya. (E.M)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed