SP.COM, Dobo, Kepulauan Aru,- Memasuki hari keenam, Satgas TMMD ke-127 melakukan giat pembongkaran salah satu rumah warga tidak layak huni di Desa Durjela, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru untuk dibangun kembali, Senin (16/02/2026).
Pembongkaran rumah milik Ibu Janda Mama Wa Ati yang berlokasi di Kilo Meter 8, Desa Durjela itu, dilakukan dalam semangat gotong royong antara Personil TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-127 dengan warga setempat.
Danramil 1503-03/Dobo Kapten Inf Bakri Renhoat melalui rilis yang diterima suarapaparisa.com, mengatakan pembongkaran dilakukan karena kondisi rumah sudah tidak layak huni dan membutuhkan pembangunan ulang agar lebih kokoh, aman, dan nyaman untuk ditempati.
“Dengan penuh semangat kebersamaan, anggota Satgas bersama warga setempat bergotong royong membongkar bagian-bagian rumah yang lama sebagai tahap awal proses pembangunan kembali,” ujarnya.
Renhoat menyampaikan bahwa program TMMD ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat kurang mampu di Kepulauan Aru.
“Semoga melalui program TMMD ke-127 ini, kami berupaya membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan rumah yang layak huni,” sambungnya.
Orang nomor satu Koramil 1503-03/Dobo itu, berharap semoga dengan dibangunnya kembali rumah Ibu Wa Ati, dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kesejahteraan Ibu Janda tersebut.
Kebersamaan antara TNI dan masyarakat, lanjut Renhoat, menjadi kunci utama dalam menyukseskan setiap sasaran fisik maupun nonfisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa ke-127.
Menurutnya, Satgas TMMD akan terus melanjutkan pekerjaan fisik demi mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat serta mendukung pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan manfaat TMMD benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di Desa Durjela dan sekitarnya,” tuturnya.
Sementara itu, Ibu Janda Wa Ati selaku penerima manfaat Pembangunan Rumah Tidak layak Huni (RTLH), mengaku bangga dan sangat berterima kasih dengan kehadiran Program TMMD di Aru, karena dampaknya bisa dirasakan langsung oleh warga kurang mampu yang sangat membutuhkan.(NM)










Komentar