oleh

Kanwil Kemenag Maluku Gelar Bimtek Penguatan Kompetensi Penceramah Agama.

Ambon, SP. Com. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, sesuai program Kementerian Agama Pusat,mendapat kuota 300 penceramah Agama Islam atau Da’I, untuk diikut sertakan dalam Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Penceramah Agama, yang digelar ditiga tempat di-Maluku untuk 3 angkatan, masing-masing dikota Ambon, angkatan pertama 100 peserta berlangsung di-Swissbell, 14 dan 15 Oktober 2020, angkatan kedua 100 peserta, bertempat di-SBB, 22 dan 23 Oktober, dan angkatan ketiga 100 peserta, di kota Tual, 28 dan 29 Oktober 2020, dan semua kegiatan sudah selesai dilaksanakan diikuti 300 peserta dari 3 angkatan,” kata Kepala Bidang Bimas Islam Rusydi Latuconsina, S.Ag, didampingi Ketua panitia Hijerin Aliah S.Ag diruang kerjanya Senin 2 November 2020.

Kabid Bimas Islam menjelaskan lebih jauh, dalam tahun 2020, Kementerian Agama RI mentargetkan 8000 Penceramah Agama atau Da’I untuk 34 provinsi Di-Indonesia sudah mengikuti Bimtek Penguatan Kompetensi Penceramah Agama, memang tidak semua provinsi mendapat kuota yang sama ada yang mendapat 2 angkatan itu berarti 200 peserta penceramah Agama, dan ada yang mendapat kuota 300 peserta sebagai tiga angkatan termasuk Provinsi Maluku.

Menurutnya, 300 peserta Bimtek ini berasal dari, unsur organisasi masyarakat Islam, diseluruh kabupaten, kota di-Maluku, juga organisasi wanita Islam, para lembaga Dakwah, penyuluh agama Islam, unsur Da’I dan Da’yah, juga dari Imam Masdjid, dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi penceramah, terutama wawasan kebangsaan, yang mana dalam memberikan ceramah, selalu tidak memprovokasi, berikan pemahaman yang sejuk secara Nasionalisme, menghindari faham ekstrim dan sejenisnya.

Sementara itu menurut ketua panitia Hijerin Aliah, yang memberikan materi sebagai narasumber, yakni, Prof Dr. H. Kamaruddin Amin, MA, dari Dirjen Bimas Islam Kemenag Pusat secara Virtual, disamping juga nara sumber lainnya yang memberikan materi, Kapolda Maluku, Pangdam Diwakili, Ketua Bappeda provinsi, juga ketua MUI Maluku, Akademisi IAIN.

Untuk itu setelah mengikuti Bimtek Penguatan Kompetensi Penceramah Agama, diharapkan, para peserta mampu, menghadirkan nilai-nilai wawasan ke-Islaman, ke-Indonesian, juga mampu merekatkan Ukuwah persaudaraan, baik dalam umat, maupun masyarakat keseluruhan, melalui tuntunan bahasa dalam berceramah, sekaligus dapat merobah metodelogi Dakwah.  (LY)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed