Suarapaparisa.com, Acara Silahturahmi Raja – Raja bersama Forkopimda Provinsi Maluku wujudkan Rasa Aman dan damai di bumi Raja – Raja.
Silahturahmi ini berlansung Pada hari Jumat 18 Februari 2022, di kantor Majelis Latupati Maluku, jln wolter Monginsidi Desa Passo kecamatan baguala kota ambon.
Turut Hadir Pada acara tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S.H.,M.Hum, Pangdam XVI Pattimura Mayor Jendral TNI Richard Horja Taruli Tampubolon, SH.M.M, Kesbanpol provinsi Maluku Titus Renwarin, Asterdam Kasdam XVI Patimura, Kapendam XVI Patimura
– Dir Intelkam Polda Maluku Kombes Pol Rali Muskitta, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Moh. Rum Ohoirat, Kapolresta P.Ambon & P.P.Lease Kombes Pol Raja Arthur L. Simamora, S.I.K, Dandim 1504 Ambon, Ketua Majelis Latupati Maluku Hi. Ibrahim.M.H. Wokas, Sekum Majelis Latupati Maluku Decky Tanasale, Para Raja – Raja di Provinsi Maluku
Dengan Susunan Acara Silahturahmi Raja – Raja Bersama Forkopimda Provinsi. Maluku; Pembukaan, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Pembacaan doa Secara Kristen oleh Pdt. Cristhian Timisela,S.Si, Sambutan oleh ketua Majelis Latupati Maluku.
Kapolda Maluku dalam samhutannya, mengatakan bahwa, Gagasan silaturahmi ini saya rencanakan bersama bapak Pangdam sebagai rangkaian pertama kami sbgai pejabat baru yang mengemban di provinsi Maluku yaitu melakukan silaturahmi kpda para upulatu dan raja-raja se-Maluku karena mereka mempunyai peran penting dalam roda pemerintahan Prov. Maluku demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Maluku yang mana kedepan akan menghadapi Pilkada dan masih bnyak iven lainnya.
Saya menyampaikan pesan dari pemerintah pusat bahwa pemerintah pusat sangat menghargai keanekaragaman provinsi Maluku dengan berbagai keunikan dan bermacam budaya yg ada di Maluku ini dan saya pribadi merasa sangat bangga menjadi daripada bagian ini.
Saya mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada ketua latupati yg sudah bersedia memprakasai pertemuan ini berikutnya saya meminta dari tempat ini membawa pesan damai, membangun Maluku yang aman dan damai.
Kedepan kami berharap masalah konflik yang terjadi di Maluku ini seluruhnya dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah dengan peran serta latupati Maluku. Karena kau yakin dan percaya dengan adanya dukungan dari para latupati Maluku maka tercipta kedamaian di Maluku yang kita cintai.
Lanjutnya, ada 52 potensi konflik yg terkait dngan batas-batas desa, batas-batas tanah yg tersebar di Kabupaten kota dan permasalahan ini sering muncul berulang sehingga muncul perselisihan antar masyarakat yang menyebabkan kerugian materil dan korban jiwa.
Dari permasalahan ini kita telah mendapat atensi dari pemerintah pusat, karena permasalahan ini sering muncul berulang dan belum dapat diselesaikan dengan baik selama puluhan tahun. Pemerintah pusat telah memberikan petunjuk kepada pemerintah daerah, Kabupaten kota sesuai dengan peraturan Mendagri nomor 45 tahun 2016 tentang Pedoman dalam menetapkan tapal batas desa.
Pemerintah pusat menekankan kepada masing-masing kepala daerah untuk segera menyelesaikan masalah yang berkepanjangan ini dengan cara hukum positif maupun secara mediasi untuk terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Maluku.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan Sambutan Oleh Pangdam XVIPatimura, Sambutan oleh Kesbanpol Provinsi Maluku, Sesi Tanya Jawab/Dialog, Pernyataan Sikap Majelis Latupati Maluku, Menyanyikan Lagu Bagimu Negeri dan Penutup.
Hingga berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan*SILAHTURAHMI RAJA-RAJA BERSAMA FORKOPIMDA PROVINSI MALUKU WUJUDKAN AMAN dan DAMAI DI BUMI RAJA RAJA pada pukul 10.30 WIT berakhir. Situasi Aman dan Terkendali. (*










Komentar