Ambon. Suarapaparisa.com, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail, melakukan penandatanganan MoU dengan Brigjen Pol, Drs. Rohmad Nursaid, M.Si selaku Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku berlangsung di aula kantor BNN Karang Panjang Ambon, disaksikan Ibu-Ibu TP PKK Provinsi Maluku dan para pejabat dan pegawai BNN, 6 Juni 2022.
Mengawali sambutan Kepala BNN provinsi Maluku, Brigjen Pol, Drs. Rohmad Nursaid, M.Si, mengatakan penandatanganan MoU ini sebagai tindak lanjut penandatanganan yang dilakukan Ketua Umum, Tim Penggerak PKK Pusat dengan Kepala BNN RI.
Menurutnya penandatanganan MoU ini sebagai payung hukum,dalam rangka kaitannya dengn kegiatan, anti narkoba, dan setelah penandatanganan MoU, diharapkan, jika ada kegiatan TP PKK pihak BNN dilibatkan, dan sebaliknya jika BNN melaksanakan kegiatan pihak TP PKK juga dilibatkan.
Untuk BNN sendiri ada beberapa kegiatan, terkait dengan penanggulangan, narkoba, anatara lain, kegiatan ketahanan keluarga, ketahanan lingkungan, ketahanan sekolah, sosialisasi, penggiat narkotika, kegiatan ini semua dalah kegiatan pencegahan, tentang penyalagunaan narkoba, sekaligus menyelamatkan keluarga, serta generasi muda dari bahaya narkoba.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail, mengungkapkan, penandatanganan Mou, TP PKK dengan BNN yang bertujuan penguatan keluarga dalam upaya pencegahan, penyalagunaan narkotika.
Dikatakan penyalagunaan narkotika masih menjadi hal yang mengkhawirkan terkusus masyarakat di-Maluku, untuk itu data yang kami terima dari pihak kepolisian, per Maret 2021, memperlihatkan di-Indonesia terdapat lebih dari 68 ribu orang, menjadi penyandang kasus narkoba, sebagaian besar adalah anak dibawah usia 19 tahun.
Ini sangat memprihatinkan karena dampak dari narkoba ini,merusak tatanan, sebuah keluarga, yang mengakibatkan berkurangnya sumber daya manusia, yang berkualitas. Diharapakan selain masyarakat keluarga sangat berperan, dalam mencegah penyalagunaan narkoba.
Karenanya program PKK sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat, bahkan keluarga. Bentuk keterlibatan TP PKK dalam pencegahan penyalagunaan narkoba, melalui kegiatan intervensi ketahanan keluarga,bersama dengan BNN dirasakan sangat bermanfaat, tutup Widya. (Iz)










Komentar