Dobo, Kepulauan Aru,- Dalam Rangka pengembangan Pendidikan Formal Gereja guna meningkatkan iman dan pengetahuan Anak dan Remaja sejak dini, Gereja Protestan Maluku (GPM), Jemaat Sinar Kasih, Klasis Pulau-Pulau Aru menggelar kegiatan Baku Dapa Anak dan Remaja (Badar) tingkat Jemaat.
Kegiatan yang mengusung Tema “Baku Dapa Untuk Mempengaruhi Dunia” itu, berlangsung di okasi kosong samping Gereja Imanuel Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (11/08/2022), dan secara resmi dibuka oleh Sekertaris Bidang (Sekbid) PTPU Klasis Pulau-Pulau Aru, Pdt Ny. L Akakib/F. S,Th.
Ketua Panitia pelaksana kegiatan Badar, Mario Peta dalam laporannya mengatakan, tujuan utama dilaksanakannya kegiatan dimaksud, adalah untuk membawah Anak dan Remaja dapat bertumbuh dalam iman dan pengetahuan sejak dini, sehingga mampu menghadapi tantangan dunia yang semakin hari semakin berkembang.
“Selain itu, mereka juga mampu mempengaruhi dunia dengan hal-hal yang positif serta bersinar dalam kegelapan dunia,” ujarnya.
Mario Peta menjelaskan bahwa Pendidikan Formal Gereja yang di selenggarakan oleh GPM adalah merupakan sistem pembinaan umat secara utuh. Selain itu juga merupakan tugas pengajaran guna membentuk karakter dan kualitas iman warga Gereja.
“Orang tua sebagai guru pertama dalam kehidupan anak, tentu memiliki peranan penting dalam mengarahkan anak untuk menjadi anak yang memiliki karakter baik dalam iman maupun ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelasnya.
Untuk menghadapi perkembangan teknologi saat ini maupun di masa-masa yang akan datang, Mario menegaskan bahwa anak-anak perlu juga dipacu sejak dini untuk lebih pekah terhadap perkembangan zaman dan dituntut untuk mengenal jati diri mereka yang sebenarnya.
Hal ini akang membawah dampak positif bagi anak, jika suatu saat nanti dilepaskan ke dunia luar, maka mereka sudah bisa beradaptasi dengan segala perkembangan ilmu dan teknologi.
Olehnya itu, lanjut Mario, melalui kegiatan Baku Dapa Snak dan Remaja ini, diharapkan para peserta menjadi anak – anak yang terang dalam setiap konteks, baik dalam kehidupan bergereja maupun bermasyarakat.
Untuk di ketahui Peserta yang di ikutsertakan dalam kegiatan Badar tersebut terdiri dari 11 Sektor, dengan jumlah Peserta untuk masing-masing Sektor sebanyak 9 orang anak dan 2 orang Pengasuh Pendamping.
Sementara biaya yang di keluarkan untuk pelaksanaan kegiatan dimaksud, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Jemaat (APBJ) Jemaat GPM Sinar Kasih.
Kegiatan direncakan akan berlangsung selama 3 hari, yaitu terhitung sejak hari Kamis – Sabtu atau tanggal 11 – 14 Agustus 2022.
Hadir pada acara pembukaan kegiatan Badar dimaksud, Ketua Majelis Jemaat Sinar Kasih, Pdt H. M Noya S.Th, Camat Pulau-Pulau Aru, R. Ngeborsian, S.Sos, Lurah Galay Dubu Inke Kalarbobir S.IP, Kanit PPA Polres Kepulauan Aru Bripka Irsan, Perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Kepulauan Aru, para Peserta Badar dari 11 Sektor, serta tamu undangan lainnya.(NM)










Komentar