oleh

Bupati Aru Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi “Ketupat 2026” Sampaikan Amanat Kapolri

SP.COM, Dobo, Kepulauan Aru,- Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel memimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Tahun 2026 menjelang perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, bertempat di Lapangan Apel Mako Polres Kepulauan Aru, Kamis (12/03/2026).

Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua DPRD Aru, Penina Silfana Loy, Kapolres Kepulauan Aru, AKBP. Albert Perwira Sihite, Dan Lanal Aru, Letkol Laut (P). Sriadi, Kajari Kepulauan Aru, Amanda, Kepala Pos SAR Dobo, Glen Tehupuring, Danramil 1503-03/Dobo, Kapten Inf Bakri Renhoat, para Pejabat Utama Polres Kepulauan Aru serta Pimpinan forkopimda lainnya.

Peserta Apel terdiri dari Personil Polres Kepulauan Aru, Personil Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor, Personil Polairud Dobo, Personil Kompi A Yonif 735/Nawasena, Personil Pos SAR Dobo, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru.

Saat menyampaikan amanat Kapolri, Bupati Kaidel menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan tersebut merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus sebagai wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar.

“Tidak lama lagi kita akan menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri yang merupakan salah satu agenda penting nasional. Momentum ini tentunya mampu mendorong perputaran uang yang signifikan dan memberikan multipher effect di seluruh daerah, sepanjang seluruh rangkaian berjalan dengan baik, aman, dan lancar,” ujarnya.

Bupati menjelaskan bahwa, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada lebaran tahun 2026 mencapai 143,9 juta orang atau turun sebesar 1,752 yaitu 2,5 juta orang dibanding tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

“Meskipun demikian, kita tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realisasi pergerakannya. Terlebih lagi, terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, antara lain diskon tarif tol dan tiket untuk transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere,’’ tandasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Bupati, guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri dan libur lebaran, Polri dengan didukung TNI dan stakeholder terkait menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi “Ketupat-2026” selama 13 hari, mulai tanggal 13 s.d. 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.

Sementara itu, Kapolres Aru kepada Awak Media usai Apel Gelar Pasukan, mengatakan, Operasi Ketupat 2026 di Kabupaten Kepulauan Aru kali ini, melibatkan 120 Personil Polres Aru dan dibantu oleh Personil Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor, Personil Polairud Dobo, Personil Kompi A Yonif 735/Nawasena, Personil Pos SAR Dobo, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Aru, dengan skema 2 Pos Pengamanan, yaitu 1 Pos di tugu Cendrawasi Dobo dan 1 Pos lagi di Pasar jar Garia Dobo.

“Sementara untuk pos terpadu, terdapat di Belakang Dewan Lama dan Pelabuhan Rakyat Dobo. Kemudian untuk Pos Pelayanan ada emat titik, yang mana tiga titik berada di Belakang Wamar, yakni kawasan tempat wisata Papaliseran, Kawasan tempat wisata Pante Karunia (Tete Karatem) dan kawasan Batu Kora Desa Wangel,” Jelasnya.(NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed