oleh

Bupati Kaidel Hadiri Langsung Pemilihan Ketua RT di Kelurahan Siwalima, Tekankan Tiga Hal Penting

MASARIKUONLINE.COM, DOBO, KEPULAUAN ARU — Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memberikan contoh positif sebagai warga negara dengan hadir langsung sekaligus menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Ketua RT 004/RW 005, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Rabu (4/11/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Rizal Djabumir, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemda Aru, serta warga setempat.

Dalam arahannya, Bupati Timotius Kaidel menegaskan tiga hal utama yang menjadi tanggung jawab RT, yaitu, administrasi kependudukan, ketertiban lingkungan, dan penataan pembangunan.

Terkait kependudukan, Bupati menegaskan bahwa, setiap warga baru yang datang ke lingkungan RT wajib melapor diri dalam waktu 1×24 jam.

“Hal ini penting karena selama ini banyak pendatang yang tidak tercatat, sehingga menyulitkan pihak berwenang saat terjadi masalah keamanan maupun hukum,” tandasnya.

Di bidang pembangunan, Bupati menyampaikan kabar gembira kepada masyarakat. Izin membangun rumah untuk hunian pribadi dinyatakan gratis dan tanpa pungutan apa pun, bahkan disertai pendampingan agar bangunan dibangun dengan cara yang baik, murah, cepat, dan kuat.

“Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) hanya berlaku untuk tempat usaha,” jelasnya.

“Setiap rencana pembangunan cukup dilaporkan melalui RT, dan tim dari dinas terkait akan turun langsung ke lokasi,” sambung Bupati.

Sementara itu, Kaidel mengakui penataan ruang di Kabupaten Kepulauan Aru masih memerlukan pembenahan serius. Ia telah memerintahkan Dinas PU-PR dan Satpol PP untuk segera menindaklanjuti persoalan perizinan. Terkait pembatasan penggunaan material lokal, pemerintah juga sedang berupaya mencari solusi, termasuk alternatif bahan bangunan dan edukasi kepada masyarakat.

Bupati juga menilai beban tugas RT di wilayah ini sangat berat, bahkan perannya setara dengan seorang Camat di daerah perkotaan besar.

“Oleh karena itu, warga diharapkan lebih menghargai dan mendukung kinerja para pengurus RT terpilih nantinya,” pesan orang nomor satu di Aru itu.

Sementara itu, Lurah Siwalima, Messak Lasarus Labok, SH, dalam laporannya menyampaikan bahwa pemilihan ini merupakan bagian penting dari penguatan kelembagaan kemasyarakatan di tingkat kelurahan.

“Pemilihan harus berlangsung demokratis, transparan, dan partisipatif. Pemimpin di tingkat RT harus benar-benar mendapat dukungan dari masyarakat,” ujarnya.

Labok memaparkan bahwa Kelurahan Siwalima saat ini berpenduduk 34.290 jiwa dengan wilayah yang sangat luas. Jumlah RT bertambah dari 36 menjadi 44 RT setelah pemekaran yang disetujui Kementerian Dalam Negeri sekitar tiga minggu lalu.

Sebanyak 97 bakal calon ikut bertarung di 43 RT, sementara satu RT yaitu RT 52, belum memiliki calon dan akan dijadwalkan ulang pemilihannya. Penambahan 8 RT baru ini telah didata warganya oleh Dinas Dukcapil dari RT induk ke RT baru.

Lurah juga menyampaikan kendala yang dihadapi, antara lain keterbatasan jumlah pegawai yang hanya 24 orang untuk melayani wilayah yang sangat luas, serta regulasi yang masih perlu disempurnakan, sehingga memerlukan perhatian serius pemerintah daerah.

Pemilihan Ketua RT 004/RW 005 pada kesempatan tersebut, terpantau berjalan lancar dan demokratis.(Sumber Kominfo Aru)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed