oleh

Dishub Aru Lakukan Penertiban Mobil Angkot di Area Perkantoran, 4 Jalur Utama Dijaga Petugas

SP.COM, DOBO, KEPULAUAN ARU — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melalui Dinas Perhubungan mulai menerapkan aturan baru, yaitu melarang mobil penumpang atau angkot memasuki langsung kawasan perkantoran Pemda Aru disaat jam kantor. Penertiban mulai diberlakukan pada Kamis (5/11/2026).

Ada empat titik akses utama yang dijaga ketat oleh petugas Dinas Perhubungan dibantu Satpol PP, yakni: pertigaan Kantor Satpol PP, perempatan Kantor Dinas Pendapatan, pertigaan Depot Air Minum Wakatobi, dan perempatan Halte di samping Kantor Bupati Aru.

Setiap mobil penumpang yang hendak masuk ke kawasan perkantoran diarahkan berhenti di keempat titik tersebut. Penumpang diminta turun, sementara kendaraan diputar balik untuk kembali ke jalur umum. Sebagian penumpang yang mayoritas pegawai kantoran memilih melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, sementara sebagian lainnya menggunakan jasa ojek.

Kendati mobil penumpang dilarang masuk, kendaraan lain seperti mobil L300, damtruck, dan ojek tetap diizinkan melintas di kawasan tersebut.

Kepala Seksi Angkutan Darat Dinas Perhubungan Aru, Y. Sogalrey, saat ditemui di lokasi menyatakan bahwa pihaknya hanya menjalankan instruksi pimpinan.

“Intinya kami hanya menjalankan perintah pimpinan untuk melakukan penertiban di area perkantoran. Kalau memang ada protes dari masyarakat atau sopir angkot, bisa konfirmasi langsung dengan pimpinan kami,” ujar Sogalrey.

Kegiatan penertiban rencananya akan dilaksanakan setiap hari kerja. Namun dalam pantauan media, penertiban pada hari pertama hanya berlangsung sekitar tiga jam pada pagi hari, setelah itu petugas kembali ke kantor masing-masing, dan aktivitas angkutan umum kembali berjalan normal sperti biasa di area perkantoran.

Di sisi lain, muncul dugaan di kalangan masyarakat bahwa jangan-jangan kebijakan tersebut ada kaitannya dengan pengaturan rute angkutan umum yang diterapkan beberapa waktu lalu oleh Dinas Perhubungan Aru, namun akhirnya tidak berjalan sesuai harapan karena mendapat penolakan dari ratusan Sopir Angkot di Kota Dobo.(NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed