SP.COM, Dobo, Kepulauan Aru,- Hari demi hari progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-127 Kodim 1503/Tual terus melaju dan mengalami peningkatan signifikan.
Pada hari ke-19, pembangunan RTLH pada seluruh titik sasaran di Desa Durjela dan Kelurahan Siwalima memasuki tahap penyusun Batu Bata (Batako) yang diperkirakan telah melebihi setengah lingkaran, Sabtu (28/02/2026).
Perkembangan progres tersebut semakin menambah keyakinan Personil Satgas TMMD, sehingga mereka optimis akang menyelesaikan seluruh pekerjaan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni tepat waktu.
Seluruh tahapan pekerjaan Rumah Tidak Layak Huni dilakukan secara
gotong royong antara Personil Satgas TMMD dan warga setempat, sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dalam pantauan media ini, Pasi Ops Kodim 1503/Tual, Lettu Inf Rizal Taher selaku Dan SSK Satgas TMMD ke-127, tidak pernah absen melakukan pemantauan langsung di lapangan. Hal ini untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana, tanpa hambatan.
“Alhamdulillah, rata-rata pembangunan RTLH sudah memasuki tahap penyusunan bata. Ini berkat kerja sama yang baik antara anggota Satgas dan masyarakat. Kami optimis seluruh sasaran fisik dapat selesai tepat waktu,” ujar Lettu Rizal Taher di sela-sela pemantauan progres pekerjaan Rumah Tidak Layak Huni.
Ia juga menambahkan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan, sehingga manfaat program TMMD benar-benar dirasakan oleh warga penerima bantuan.
Dengan capaian tersebut, diharapkan pembangunan RTLH dapat segera rampung dan memberikan hunian yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat di Kelurahan Siwalima,” tambahnya.
Perlu diketahui bahwa pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada program TMMD ke-127 tahun anggaran 2026, khususnya di Desa Durjela dan Kelurahan Siwalima ada 6 unit rumah, yaitu rumah Yacob Sahuleka di Komplek belakang Kantor Bupati, rumah Karel Mantaiborbir di belakang Kantor BPJS, RT. 004 / RW. 005, rumah Jefry Rahajaan di Kilometer 9, rumah Ibu Lenci Siarukin di Jl. Pendopo 1, belakang Dewan Lama, Rumah Ibu Janda Wa Ati di Kilometer 8 dan rumah anak Yatim Piatu, Muh ali Haji Adinara Rahabav di Komplek Kopi-kopi.(NM)










Komentar