oleh

Satgas TMMD di Aru Kirim Material Pembangunan RTLH Ke-Sasaran Pulau Terluar

SP.COM, Dobo, Kepulauan Aru,- Meski diperhadapkan dengan jarak tempuh yang sangat jauh dan cuaca alam yang kurang bersahabat, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1503/Tual tetap melakukan pengiriman bahan material lokal maupun non lokal berupa kayu, besi, semen dan lainnya ke sasaran TMMD di Pulau-pulau terluar, Kabupaten Kepulauan Aru, Jumat (27/2/2026).

Pengiriman material tersebut untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Program TMMD ke-127 tahun anggaran 2026 di Desa Longgar dan Desa Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan yang terletak di pulau-pulau terluar, Kepulauan Aru, atau berada di zona 3T.

Hal ini menunjukkan komitmen TNI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru dalam pemerataan pembangunan bagi warga kurang mampu di Kabupaten Kepulauan Aru, terutama warga Desa Longgar Apara yang terkena dampak paska konflik bulan Januari lalu.

Mobilisasi material dari tempat penampungan awal (Mako Polres Kepulauan Aru) menuju lokasi sasaran Desa Longgar Apara, dilakukan melalui jalur laut, menggunakan kapal kayu dengan waktu tempuh kurang lebih 13 jam perjalanan.

Komandan SSK, Lettu Inf Rizal Taher selaku koordinator TMMD, turun langsung melakukan pengecekan bahan-bahan material, sebelum pengiriman, mulai dari kayu, besi, semen hingga perlengkapan lainnya, guna memastikan jumlah dan kualitasnya sesuai kebutuhan di lapangan.

Lettu Inf Rizal Taher dalam keterangannya menyampaikan, meskipun jarak yang ditempuh cukup jauh dan medan yang dilalui tidak mudah, Satgas TMMD tetap berupaya semaksimal mungkin agar pembangunan RTLH di kedua desa tersebut dapat berjalan sesuai rencana.

“Kami memastikan seluruh material yang dikirim benar-benar siap digunakan di lokasi. Kendala jarak dan transportasi laut bukan menjadi hambatan, karena yang utama adalah membantu masyarakat agar segera memiliki rumah yang layak huni,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemilihan sasaran RTLH di Desa Longgar dan Desa Apara merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah pasca konflik kedua desa yang terjadi januari lalu.

Melalui program TMMD ini, diharapkan kondisi hunian masyarakat dapat segera pulih dan situasi sosial kemasyarakatan semakin kondusif, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Kepulauan Aru.(NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed