Ambon, SP. Com. Hasil Rapit tes kepada ke 16 tenaga medis yang reaktif di Rumah Sakit Sumber Hidup (GPM) Ambon tertanggal 22 Juni 2020 Pihak RS Sumber Hidup telah memberikan surat kepada Pemprov Maluku untuk segera dilakukan uji Swab kepada mereka (tenaga Medis) yang hingga saat ini belum juga dilakukan uji swab.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Melkianus Sairdekut yang pada siang tadi sekitar Pukul 10.00 Wit Pagi melakukan kunjungan kerja bersama Tim 1 Covid-19 DPRD Maluku merespon cepat keluhan yang disampaikan Pihak Rumah Sakit Sumber Hidup (GPM) kepada mereka (DPRD Promal).
Dijelaskan Sairdekut pada saat ditanyakan awak media di lantai 1 Gedung DPRD Provinsi Maluku. Kamis (25/06/2020). dirinya mengharapkan ada perhatian Pemerintah Provinsi terkait dengan RS Sumber Hidup sebagai salah satu RS yang tidak melakukan pelayanan kepada Pasien Covid-19.
“Kita baru selesai kegiatan di Rumah Sakit (RS) Sumber Hidup (GPM), jadi ada beberapa masukan yang kita sama-sama sampaikan. RS Sumber Hidup menurut Ibu Direktur bahwa, sebagai RS yang melayani Pasien non Covid yang bukan Corona tentunya (Pasien Umum), karena bukan RS melayani Pasien Covid maka kita juga harapkan tetap harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah,” jelas Politisi Gerindra ini kepada pewarta.
Lanjutnya, sampai saat ini memang nampak seperti pemberian RDT (Rapit Diagnotic Tes) Kepada RS Milik Pemerintah maupun Swasta.
“Dan terbukti sampai hari ini Pemerintah Provinsi melalui Gugus Tugas tetap mensuport misalnya yang utama rapit tes yang merupakan persyaratan wajib seluruh Pasien yang dirawat di Rumah Sakit Sumber Hidup, nah karena siapapun sakit apapun ketika masuk di Rumah Sakit Sumber Hidup tetap harus didahului dengan proses rapit tes dari situ barulah pihak Rumah Sakit bisa menentukan langkah rawat selanjutnya,”jelasnya.
Sairdekut menuturkan pasalnya sesuai keterangan dari Direktur RS Sumber Hidup bahwa sampai hari ini ke 16 tenaga medis tersebut belum dilakukan Swab sehingga perlu secepatnya langkah itu dilakukan.
“Ada beberapa masukan saja dari pihak Rumah Sakit untuk beberapa tenaga medis yang sampai sekarang masih tetap diisolasi di Rumah Sakit itu bisa cepat lakukan Swab sehingga hasilnya bisa keluar dan bisa tau posisi terakhir dari mereka punya statusnya seperti apa,” tuturnya.
Sairdekut berharap kepada pihak terkait agar ke 16 Tenaga medis di Rumah Sakit GPM untuk dapat dilakukan uji Swab.
“Sesuai mekanisme hari ini pihak rumah sakit telah memberikan surat untuk meminta kalau bisa mereka segera dilakukan Swab. Dan sampai hari ini belum dilakukan, kita akan dorong Pemerintah Provinsi dan juga Dinas Kesehatan dalam hal ini Gugus Tugas untuk segera proses Swab terhadap 16 tenaga medis yang berada di Rumah Sakit GPM sehingga mereka dapat mengetahui hasilnya dan tidak menggangu proses pelayanan di Rumah Sakit GPM itu,” harapnya.
Klarifikasi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku terkait hal tersebut:
Menjawab apa yang disampaikan oelh Dirut RS Sumber Hidup, Kadis Kesehatan Provinsi Maluku dr. Meikyal Pontoh, M.Kes dalam rilisnya kepada SP. Com. Kamis (25/06/2020) menyampaikan bahwa, “Mungkin besok sudah bisa diambil Swabnya, Ia juga menuturkan agar Pihak Rumah Sakit dapat bersabar mengingat banyak pihak yang akan dilakukan Swab,” ungkapnya Via Whatsap. (**)










Komentar