Ambon. Suarapaparisa.com, Bawaslu menggelar Sosialisasi, membicarakan Perekrutmen Pengawas, guna membantu melaksanakan tugas, pengawasan di-TPS, diseluruh Maluku, dengan melibatkan Media Masa dan Organisasi Pamuda (OKP0,pada saat Pemilihan Umm berlangsung. Demikian disampaikan Plh.Ketua Bawaslu Provinsi Maluku Dr.Steven Melay.M.Si, saat membuka sosialisasi perekrutmen pengawas TPS di-Maluku, berlangsung di-Caffe Ujung JMP, 11 Nopember 2023.
Dikatakan terdapat 5622 TPS tersebar diseluruh Provinsi Maluku, itu berarti akan direkrutmen sebanyak 5622 tenaga pengawas TPS. Perekrutmen itu sendiri dijadwalkan 23 hari sebelum pencoblosan, nantinya mereka akan bertugas 7 hari, sesudah pencoblosan. Diharapkan awak Media Masa dan OKP, termasuk seluruh lapisan masyarakat, dapat terlibat mendukung perekrutmen pengawas TPS tersebut, dan kewenangan untuk melakukan rekrutmen sesuai undang-undang,yang melakukan seleksi perekrutmen, adalah supervisi Maluku, dan pengawas Kecamatan. Kenapa sampai dilakukan seleksi, karena dinamika politik yang terjadi dengan berbagai pemetaannya, dan juga Provinsi Maluku,indeks kerawanannya yang sudah dikeluarkan Bawaslu tahun 2022 lalu berada diposisi sedang.
Selain itu jika sesorang sudah direkrutmen menjadi pengawas TPS, dirinya akan memikul tanggung jawab seesuai undang-undang ada 5 kategory,pengawasi proses persiapan,pelaksanaan, perhitungan ,sampai terakhir pergerakan perhitungan di-TPS.
Ditambahkan pengawas pastikan, pemilih yang mendaftar guna melakukan hak pilihnya,benar-beenar terdaftar dalam DPT pada TPS tersbut, dengan begitu Pengawas TPS pastikan, proses pemungutan suara pada saat itu, proses yang sesuai dengan undang-undang berdasarkan Peraturan Bawaslu.
Peserta yang mengikuti sosialisasi rekrutmen pengawas TPS sebanyak 75 orang, baik dari masyarakat, Media Massa dan OKP,” tutup Steven Melay. (*






Komentar