oleh

24 Tahun Hadir, Dessy Hallauw Dinilai Figur Tepat Pimpin KPPG Maluku, Gaya Kepemimpinan Modern Tarik Minat Perempuan Muda Golkar

SP.COM, Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Provinsi Maluku kini menatap masa depan baru. Di bawah kepemimpinan Dessy Kosita Hallauw, SH., MH, organisasi sayap Golkar ini dinilai semakin berdaya saing dan relevan bagi perempuan muda.

KPPG sendiri merupakan organisasi resmi Partai Golkar yang dibentuk melalui gagasan RAPIMNAS ke-V pada 23 Mei 2022. Tujuannya jelas: memaksimalkan potensi, memperkuat peran, dan memperluas basis kader perempuan di dunia politik Indonesia.

Untuk Maluku, nahkoda KPPG saat ini dipegang Dessy Hallauw yang juga aktif sebagai Anggota DPRD Kota Ambon.

*Josyes Do Santos Walalayo, Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi Depicab SOKSI Kota Ambon, menyebut kehadiran Dessy bukan untuk mengejar jabatan semata.

“Kehadiran Desy Hallauw sebagai Ketua KPPG Maluku bukan sekadar mencari jabatan dan nama besar. Hallauw adalah figur yang tepat untuk membawa perubahan buat perempuan Partai Golkar,” tegas Walalayo.

Menurutnya, KPPG di bawah Dessy sedang bertransformasi. Dari gaya kepemimpinan yang konvensional, kini bergeser ke kepemimpinan anak muda yang modern, terorganisir, dan berdaya saing.

Buktinya, banyak perempuan muda mulai tertarik bergabung dengan KPPG Maluku sejak Dessy memimpin. Ditambah lagi, Dessy dikenal sebagai sosok penuh ide dan gagasan segar untuk menciptakan terobosan baru di organisasi.

Walalayo berharap ke depan KPPG Maluku tidak hanya menjadi pelengkap struktur partai.

“Semoga KPPG hadir bukan sebagai pelengkap, tetapi sebagai pilar kekuatan politik yang menentukan daya hidup dan daya saing Golkar. Perempuan Golkar Maluku harus mampu melahirkan kader-kader potensial untuk memajukan partai,” pungkasnya.

Dengan rekam jejak 24 tahun hadir menjadi  organisasi dan politik sayap Partai Golkar, Dessy Hallauw kini membawa misi baru di Maluku menjadikan KPPG Maluku di tangannya sebagai rumah bagi perempuan-perempuan tangguh yang siap bertarung di kancah politik. (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed