Suarapaparisa.com, Dobo, Kepulauan Aru,- Warga masyarakat Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru agar lebih berhati-hati saat berbelanja di toko-toko atau di kios-kios, terutama berbelanja barang makanan atau jajanan, harus dipastikan masa kadaluarsanya sehingga tidak berdampak buruk bagi kesehatan, terutama bagi kesehatan anak-anak.
Melalui penelusuran Wartawan di Kabupaten Kepulauan Aru beberapa waktu lalu, di Supermarket atau Toko Kairos yang beralamat di Kompeks Perek Kota Dobo, Kelurahan Siwalim, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, ditemukan ada sejumlah jajanan kadaluarsa atau habis masa waktu layak komsumsi yang masih di jual pada toko tersebut.
Namun sayang, aksi pemotretan dan menunjukan foto jajanan kadaluarsa yang ditunjukan Wartawan kepada Kasir toko Kairos, keburu diketahui oleh pemilik toko, sehingga pada saat oknum Wartawan yang memotret itu kembali lagi dengan rekan-rekannya, jajanan yang di duga kadaluarsa itu sudah dikeluarkan dari lemari kaca di dalam toko tersebut.
Bukan hanya itu, dalam penelusuran lebih mendalam awak media ini, memperoleh informasi bahwa untuk menghilangkan barang bukti, pemilik toko mara besar terhadap seseorang Karyawan yang dicurigai dan memerintahkan karyawannya untuk mengeluarkan semua jajanan kadaluarsa tersebut dari dalam gudang sehingga tidak menjadi barang bukti jika Wartawan kembali lagi ke toko tersebut.
Ironisnya, informasi yang diterima dari sumber terpercaya media ini, menyebutkan bahwa sebenarnya jajanan kadaluarsa tersebut sebagian sudah laku terjual di kalangan masyarakat Kota Dobo, karena motif yang digunakan adalah setiap jajanan kadaluarsa yang hendak di pajang di lemari kaca untuk di jual, lebih dulu dihilangkan atau dihapus merek kadaluarsanya.
Ini benar-benar para, jika Toko Kairos yang sekelas Supermarket itu saja di duga masih menjual barang-barang kadaluarsa, lantas bagaimana dengan toko-toko kecil dan kios-kios? Hal ini mestinya menjadi perhatian serius Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Kepulauan Aru untuk lebih teliti dalam melihat hal-hal tersebut.
Kondisi seperti ini tidak boleh dianggap sepeleh karena akan sangat berdampak buruk bagi kesehatan tubu manusia, terutama anak-anak yang sensitive saat mengkomsumsi makanan yang salah, apalagi kadaluarsa. (NM)










Komentar