oleh

SMA Negeri 22 Malteng Mengikuti Asessemen Secara Nasional

Suarapaparisa.com, Para siswa SMA Negeri 22 Malteng desa Tulehu,selama dua hari mengikuti Asessemen yang digelar secara Nasional dari pusat. Para peserta mengikuti mulai dari sesi 1 hingga sesi 3, dengan menggunakan Komputer, dimana peserta didik berhadapan langsung dengan komputer.

Demikian disampaikan Kepala SMA Negeri 22 Malteng Hamaya Tawainela, S.Pd saat ditemui diruang kerjanya, Senin 27 September 2021.

Dijelaskan dalam mengikuti Asessemen berlangsung 3 sesi, setiap sesinya sebanyak 15 siswa sehingga yang mengikutinya sebanyak 45 siswa, namun dipersiapkan cadangan 5 siswa.

Menurutnya karena ini adalah agenda Nasional, karenanya  Asesesemen ini siswa langsung berhadapan dengan komputer, atau media, tidak secara daring dengan protokol kesehatan yang ketat.

Memang hari ini Asessemen digelar diseluruh Indonesia atau secara Nasional untuk tingkat SMA, berbasis komputer, diutamakan kelas XI, dimana siswa dipilih berdasarkan Dapodik, sebanyak 45 siswa ditambah 5 siswa cadangan, sehingga Asessemen dilaksanakan 3 sesi dibagi satu sesi 15 siswa dan 5 cadangan, dipersiapkan jika ada siswa berhalangan atau sakit sudah ada cadangan.

Menurut Hamaya, pelaksanaan Asessemen guna mengukur kemampuan siswa, maupun guru, termasuk sekolah, guna menyikapi apa yang disampaikan pemerintah,yakni pendidikan akan Dipetahkan, sehingga pihak sekolah berusaha memperjuangkan, mutu pendidikan melalui Asessemen ini, karena yang diuji adalah Literasi dan Numerasi.

Sementara itu SMA Negeri 22 Malteng mendapat bantuan DAK, guna pembangunan, 7 ruang yang terdiri dari, ruang Kepsek, ruang Lab fisika, ruang Lab Kimia,ruang guru, ruang pegawai, ruang UKS dan ruang toilet siswa. Pihak sekolah sangat terbantu dengan adanya perhatian Pemerintah mengkucurkan Dana Alokasi Kusus, sebesar 302 juta 641 ribu 487 rupiah, guna pembangunan 7 ruangan, untuk kelengkapan sarana di sekolah SMA Negeri 22 Malteng ini.

Menurut Hamaya, kontraktor yang menangani pembangunan ini, sesuai papan nama proyek yang tertera CV. Nusaina Putra dan sudah ditentukan dari pihak pemerintah karena mereka pemenang Tender dengan waktu kerja 120 hari menggunakan Dana Alokasi Khusus, “tutup Hamaya. (CL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed