Dobo, Kepulauan Aru,- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepulauan Aru mengandeng Fakultas Keguruaan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon melaksanakan Warkshop dan Seminar Pendidikan, bertempat di Aula Cendrawasi Dobo, Jl. Ali Moertopo, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kamis (07/10/2021).
Hadir sekaligus membuka dengan resmi acara dimaksud, Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey, SE.
Turut hadir juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru, Jusuf Apalem, S.Ap, S.Pd, Ketua Majelis Jemaat (KMJ) Dobo, Pdt. J. Lakolo, S.Si, termasuk para Kepala sekolah dan Guru se-Kabupaten Kepulauan Aru sebagai peserta Warkshop.
Wakil Bupati Muin Sogalrey dalam sambutannya pada pembukaan acara Warkshop dimaksud menagatakan, kebijakan pendidikan saat ini berjalan sangat cepat yang ditandai dengan kebijakan dan terobosan pemerintah yang dilakukan dalam rangka memasuki Era industry 4.0.
“Nampak saat ini adalah arah pendidikan ke-digitalisasi, contoh nyata pelaksanaan Assesmen Nasional berbasis Komputer, pelaksanaan seleksi P3K dan lain-lain,” ucap Sogalrey.
Menurut Wakil Bupati, perubahan signifikan pada dunia pendidikan saat ini, adalah sebuah keniscayaan yang sangat diprioritaskan sehingga kita semua tidak bisa menghindar dan harus berpacu mengikuti irama perkembangan tersebut.
Untuk itu, Sogalrey mengajak elemen pendidikan di Aru untuk tidak tinggal diam. Harus merubah mainset untuk menjemput perubahan, bukan sebaliknya hanya tinggal menunggu dan terus menunggu.
“Kalau tidak, Saudara-Saudari akan selamanya terus ketinggalan dengan kemajuan daerah lain dari berbagai bidang pelayan, termasuk pelayanan di bidang pendidikan, minimal kita harus tampil berbeda dalam pengembangan pendidikan saat ini,” tegas Wabup.
Melalui acara pembukaan Warkshop dan Seminar pendidikan ini, Wakil Bupati dua Periode itu menghimbau juga kepada seluru jajaran pendidikan di Aru agar selalu mengedepankan disiplin diri di tenga tantangan Pandemi Covid-19 saat ini yang juga menyerang dunia pendidikan, dengan tetap mematuhi dan menerapkan Protokoler Kesehatan, minimal “3M” Memakai masker, Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak.
Sogalrey menjelaskan bahwa dua tahun belakangan ini setelah kita dilanda wabah Pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat luar biasa pada semua sendi kehidupan manusia, ada sekian banyak energy yang terkuras untuk pengendalian Covid-19. Ekonomi Indonesia mengalami kemerosotan yang luar biasa, sehingga berdampak terhadap seluruh bidang kehidupan, termasuk yang dialami oleh seluruh rencana yang disusun oleh OPD, sehingga berdampak pula pada seluruh kegiatan pengembangan, baik peningkatan ataupun penguatan kompetensi secara formal maupun informal bagi ASN.
Wakil Bupati mengapresiasi upayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru dalam membaca peluang penyebaran Covid-19 yang saat ini sudah berada di zona aman, (level 2), untuk tetap melaksanakan Warkshop dan Seminar Pendidikan bagi tenaga kependidikan di Aru.
“Peluang yang longgar ini, oleh Kepala Dinas Pendidikan, digunakan untuk kegitan Warshop dan Seminar Pendidikan, tentunya saya memberikan apresiasi yang setinggi-tinginya kepada Kepala
Dinas dan Jajaranya,” jelasnya memuji.
“Mari kita bergotong royong, bahu membahu, satukan niat bersama untuk menyudahi Pandemi ini,” tutup Sogalrey.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah Narasumber yang handal diantaranya; Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Patimura, Prof. Dr. Izaak. H. Wenno, S.Pd, M.Pd, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Patimura, Program Studi Pendidikan Fisika, Dr. Sarlota Singerin, M.Pd, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Patimura, Program Studi Pendidikan Biologi, Dr. Th. Watuguki, S.Pd, M.Kes, dan Dosen Universitas Patimura Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan, Dr. Bety D.S. Hetharion, M.Pd.(Nus.M)










Komentar