Ambon, Suarapaparisa.com – Kepala BNN Provinsi Maluku Brigjen Pol.Drs.RadenRudy Marfianto, SH bersama dengan jajarannya melaksanakan Press Release Akhir Tahun kepada sejumlah awak media pada hari Kamis tanggal 28 Desember 2023 bertempat di Kantor BNN jalan RA Kartini, Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Press Release di sampaikan oleh Kepala BNNP Maluku Brigjen Pol.Drs.RadenRudy Marfianto, SH di dampingi oleh Kabag Umum Mintje Jacoba, S.H., M.H dan Koordinator Seksi P2M Heny Unwakoly.
Brigjen Pol.Drs.RadenRudy Marfianto, SH ,
menyampaikan, bahwa sepanjang Tahun 2023 BNNP Maluku telah mengungkap 19 kasus narkoba di Maluku.Dari 19 kasus ini tercatat 21 tersangka.
Dijelaskan, dari 21 tersangka yang berhasil diamankan dari pengungkapan hasil narkotika, 20 diantaranya laki-laki dan satu perempuan. Seluruh tersangka merupakan warga negera Indonesia.
Dari hasil ungkap kasus yang dilakukan sepanjang tahun 2023 Untuk barang bukti narkotika yang disita BNNP Maluku, didominasi sabu-sabu seberat 687,28 gram.
“Untuk ganja nihil. Kalau tembakau sintetis seberat 1,48 gram. Jadi sabu yang paling mendominasi,” terangnya
163,62 Gram Narkotika Jenis Sabu, dan sejumlah barang bukti non Narkotika lainnya.
Tahun 2024 mendatang, BNNP Maluku akan terus melakukan penindakan bagi bandar, pengedar dan kurir narkotika untuk mengungkap jaringan peredaran gelap narkoba serta memutus jaringan narkotika yang beroperasi Di wilayah bumi raja – raja ini tandas Radenrudy
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNNP Maluku Radenrudy Marfianto juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah dan stakeholder terkait di Maluku serta rekan-rekan Pers untuk ikut serta bersinergi mensukseskan program P4GN menuju Maluku bersinar (Bersih Narkoba). (*






Komentar