oleh

Dikbud Maluku Paparkan Tingkat Kelulusan SMA/SMK, dan SLB di Maluku Ada Peningkatan Mencapai 99,72 persen SMA, SMK 99,87 persen

Suarapaparisa.com – Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Maluku Dr, Ir Insun Sangadji M.Si mengatakan tingkat kelulusan ujian akhir siswa SMA/SMK, dan SLB tahun ajaran 2023/2024 di Maluku ada peningkatan dan itu mencapai 99,72 persen untuk SMA, sedangkan untuk SMK sebesar 99,87 persen.

Demikian disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dr, Ir Insun Sangadji M.Si dalam konferensi pers yang digelar di ruang rapat, Senin (27/5/2024)

Menurutnya, tahun ini sebanyak 21.546 peserta ujian dari 288 SMA yang ada di Maluku yang dinyatakan lulus 21.486 siswa dan tidak dinyatakan lulus sebanyak 60 Siswa.

Sangadji,  memerinci enam puluh (60)siswa tidak lulus, tersebar di Kabupaten buru lima belas(15) orang, Kabupaten Maluku tengah  dua belas (12) orang, Kabupaten Aru dua (2) orang, kota tual tiga(3) orang, Kota Ambon tiga belas (13) orang, kabupaten Maluku Barat daya tiga(3) orang, kabupaten kepulauan Tanimbar sepuluh (10)orang dan kabupaten seram bagian timur satu (1) orang.

Adapun alasan mereka dinyatakan tidak lulus, antara lain lima puluh lima (55) siswa tidak mengikuti PBM/Ujian sekolah, kemudian tiga(3) siswa menikah, dan dua(2) siswa lainnya Drop Out.

Sementara untuk SMK tahun ini menurut Sangadji, sebanyak 7097 peserta ujian dari 120 SMK di Maluku, yang dinyatakan lulus sebanyak 7088 siswa sedangkan yang tidak lulus sebanyak 9 siswa yaitu SMK Negeri 6 Buru dua(2) orng, SMkS Pelayaran Bahari Nusantara kota Tual empat(4) orang, SMK kasih Theresia kabupaten Maluku tenggara dua (2) orang dan SMK Negeri 5 Buru satu(1)orang.

Sembilan siswa yang tidak lulus ini karena ada yang telah menikah, berada di luar kabupaten dan tidak ikut seluruh tahapan ujian, hingga melakukan pelanggaran beras dengan mobilisasi siswa dari sekolah lain termasuk masyarakat untuk menyerang sekolah dengan alat tajam selama dua hari,” jelasnya.

Sangadji melanjutkan, total sebanyak 28.840 siswa SMA/SMK, dan SLB/sederajat mengikuti ujian nasional yang tersebar di sebelas kabupaten/kota se-Maluku.

Adapun rinciannya terdiri dari 21.546 siswa SMA, SMK ada 7097 siswa, dan SLB 197 siswa. Sedangkan jumlah sekolah yang mengikuti ujian akhir, antara lain SMA 288 sekolah, SMK 120 sekolah, dan SLB 16 sekolah.

“Secara keseluruhan yang ikuti ujian akhir tahun ini sebanyak 424 sekolah,” ungkap sangadji.

Untuk itu menurutnya, kalau ada siswa yang tidak tuntas akan dituntaskan, dimana kekurangan-kekurangan siswa disekolah harus dituntaskan selama sang siswa berada di bangku sekolah

Sedangkan bagi siswa yang tidak lulus, dinas pendidikan akan tetap berupaya untuk merangkul kembali agar bisa melanjutkan yang tertunda saat ini.

Dikatakan, para siswa yang tidak lulus ujian nantinya akan diakomodir kembali untuk melanjutkan pendidikan, namun terpisah dari siswa reguler sehingga nantinya memperoleh ijazah.

“Para siswa yang tidak lulus tetap akan ditangani karena tidak boleh ada orang Indonesia yang tidak punya ijazah.

Ditambahkan, angka putus sekolah di Maluku kian menurun. Olehnya itu bagi masyarakat yang tidak mempunyai ijazah SMA bisa segera dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku sehingga bisa mengikuti ujian paket C tutup Sangadji.

Untuk diketahui turut mendampingi Sekretaris Dinas S.N.Joisangadji, S.Pt, M.Si, Kabid Pembinaan SMA, Farid Hatala, S.STP, Kabid SMK, Anisah SE, Wilco G Hukom, S.STP Kabid Kebudayaan, Hendra Parry, S.IP, M.Si, Kasubag Kepegawaian dan Umum dan Yuspi I Tuarita, S.IP, M.Si Kabid GTK. (*

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed