Ambon. Suarapaparisa.com, Sebanyak 500 peserta yang diundang mengikuti Dies Natalis Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Ambon. Dies Natalis, yang ke-61, ini diawali dengan seminar, berlangsung di gedung, Studen Center FKIP UNPATTI, Senin 12 September 2022.

Usai acara seminar, Dekan FKIP Prof. Dr. Izaak. H.Wenno, S.Pd.M.Pd, dalam wawancaranya dengan sejumlah wartawan,menyebutkan,Dies Natalis yang ke 61 ini, diawali dengan rangkaian kegiatan, pengembangan keilmuan, karena FKIP Unpatti, merupakan LPTK yang ada di-Indonesia Timur, dan berkedudukan di-Maluku, memiliki tanggung jawab bagaimana meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Maluku.

Terkait dengan Dies Natalis ke-61, Tema Yang Diusung Yakni, Sinergitas Dan Kolaborasi, Antara LPTK, FKIP dengan semua Dinas terkait, baik ditingkat provinsi,maupun kabupaten,kota bersama-sama memiliki tanggung jawab meningkatkan mutu pendidikan di-Maluku.
Dies Natalis ke-61 ini, bagian dari refleksi, LPTK- FKIP, terkait dengan kegiatan, Pengabdian, Pengajaran dan Penelitian dan selama 2 tahun, ini sudah dilakukan berbagai kegiatan yang dikemas, guna meningkatkan mutu pendidikan, di-Maluku, seperti FKIP mengajar, FKIP memiiki, dan FKIP mengabdi.
Kegiatan ini dikemas, agar 249 Dosen, yang didalamnya terdapat 19 Profesor, 96 Doktor dan 151 Magister. Dengan jumlah dosen 249 ini SDM yang ada di-FKIP sangat luar biasa, dan kita terus bekerja sama untuk memajukan pendidikan di-Maluku.
Namun diharapkan FKIP tidak hanya eksis di-Unpatti, tapi bagaimana bisa keluar, bersinergi, berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan terkait dengan pendidikan diprovinsi Maluku, yang ada disebelas kabupaten kota.
Dengan harapan kita selalu bersama-sama, yang didalamnya, FKIP, Dinas Dikbud, LPMP, ini adalah 3 lembaga yang memiliki tanggung jawab bagaimana meningkatkan pendidikan di-Maluku.
Menurut Wenno, rendahnya mutu pendidikan di Maluku, salah satu faKtor yang mempengaruhi yakni, sarana dan prasarana, berikut jumlah guru yang tidak tersebar secara merata, mengakibatkan mutu pendidikan di Maluku semakin rendah.
Padahal FKIP setahunnya meluluskan 1500 sarjana pendidikan, dengan 16 program study, ditambah tahun 2021-2022, dua program Doktor, pendidikan S3 Biologi dan S3 Administrasi Pendidikan dan juga penambahan program study Akuntansi. “tutup Wenno. (*










Komentar