Ambon, SP. Com. Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Maluku Insun Sangadji mengatakan, bahwa jumlah Guru yang ada di Provinsi Maluku masih sedikit sehingga perlu adanya penambahan Guru diberbagai Sekolah yang ada.
“Ketersediaan Guru yang ada di Provinsi Maluku ,masih kurang dan kita masih butuh Guru sangat banyak, untuk memenuhi jumlah Formasi Guru yang sangat dibutuhkan diberbagai Daerah yang ada di Maluku” Ungkapnya pada saat selesai Rapat bersama Komisi 4 diruang kerja Komisi. Jumat (12/06/2020).
Ia berharap kepada Komisi IV DPRD Provinsi Maluku agar kedepan dapat memperjuangkan Formasi Guru dan berharap semua element Masyarakat dapat memberi dukungan kepadanya.
“itu yang tadi saya katakan kepada Bapak-bapak di Dewan inilah PR mereka untuk memperjuangkan formasi Guru kita nanti kedepan, yang jelas tolong bantu dengan Doa dan semuanya mudah-mudahan wajah pendidikan Maluku bisa berubah, ” jelasnya.
“Saya butuh dukungan minimal mereka (Guru) dapat memberikan edukasi yang baik buat orang tua dan Murid bahwa sekarang kita sudah melangkah maju,tidak ada lagi sistem KKN, kita mau maju , kita mau bermutu bahwa anak-anak harus berusaha menunjukan Kompetensinya tidak harus melalui KKN,” tuturnya.
Ditegaskannya pula diruang kerja Komisi IV DPRD Provinsi Maluku agar anak-anak tidak di didik untuk mengenal praktek KKN sejak dini.
“Artinya bahwa kalau kita masih mengunakan titip-titipkan KKN, saya sangat tidak setuju, mengapa? Anak-anak dari kecil kita sudah didik mereka untuk KKN, jadi sebenarnya ini adalah salah satu cara untuk menghapus Image KKN dari benak anak-anak, mau sekolah ! Berusaha, “tegasnya tutup. (**)










Komentar