Suarapaparisa.com, Kwarbola, Kepulauan Aru,- Untuk menjaga, merawat dan memupuk Toleransi antar Umat Beragama, Masyarakat Muslim di Desa Ponum Kecamatan Aru Tengah Timur, ikut merayakan HUT GPM ke-87 Tahun di Jemaat GPM Kwarbola, Desa Kwarbola Kecamatan Aru Tengah Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (06/09/2022).
Hari Ulang Tahun Gereja Protestan Maluku memang setiap tahun wajib dirayakan oleh Umat di Jemaat GPM Kwarbola, namun berbeda dengan perayaan kali ini, pasalnya melibatkan orang saudara dari Desa Muslim untuk sama-sama merayakan momentum bersejarah dalam lingkup GPM sebagai wujud merawat toleransi antara umat beragama di Jargaria/Sarkwarisa.
Kedua desa bertetangga dalam Rumpun Fanan (Burung Cendrawasi) ini, merayakan HUT GPM dengan bermain Bola Futsal persahabatan serta melaksanakan sejumlah kegiatan silaturahim lainnya antara orang basudara satu dengan yang lain.
Kehadiran basudara dari Desa Ponum, baik itu datang maupun kembali, disambut meriah oleh Jemaat atau masyarakat di Desa Kwarbola dengan iring-iringan suling dan tambur.
Usai seluruh rangkaian kegiatan, dilanjutkan dengan makan malam bersama dan temu kangen antara orang basudara.
Kegiatan ini digagas oleh Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AM-GPM) Ranting Kwarbola, Daerah Aru Tengah, melibatkan Pemerintah Desa Kwarbola dan organisasi kemitraan lainnya di Jemaat GPM Kwarbola.
Ketua AM-GPM Ranting Kwarbola Agustinus Levumonay kepada awak media ini mengatakan, tujuan mereka melaksanakan pertandingan persahabatan Bola Futsal antara Pemuda kedua Desa dalam moment perayaan HUT GPM, adalah selain untuk memacu skil mereka di bidang olahraga Bola Futsal, tetapi juga mempererat persahabatan Pemuda kedua Desa serta masyarakat pada umumnya dalam bingkai toleransi umat beragama.
Sementara itu, Pejabat Kepala Desa Kwarbola Samuel Mairey, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.
Menurut Beliau, Pemuda maupun masyarakat Desa Kwarbola dengan begitu baik memanfaatkan moment perayaan HUT GPM dalam memupuk tali silaturahim serta lebih meningkatkan toleransi antara umut beragama diantara kedua Desa.
“Dan moment seperti ini jarang terjadi di tempat-tempat lain,” ujarnya.
Mairey dalam arahanya pada pembukaan pertandingan Bola Futsal, menekankan kepada Pemuda dan masyarakat kedua desa untuk saling menghargai, saling menghormati dan terus memupuk silaturahim yang sudah terbangun sejak lama.
“Saling menghargai, saling menghormati, jaga sikap, jaga tutur kata, hilangkan rasa benci, hilangkan rasa dendam, sportif dalam bermain, kala atau menang tetap saling menerima, karena kita semua orang basudara,” tekan Pjs. Kepala Desa Kwarbola kepada Pemuda Desa Kwarbola dan Desa Ponum.(NM)










Komentar