Suarapaparisa.com, Ingat bahasa Presiden RI (Ir. H. Joko Widodo) dalam setiap pidato politik yang terpublikasikan pada segenap Relawan di Seluruh Indonesia “OJO KESUSU” (Jangan terburu-buru).
Teringat kisah Cleisthenes ±tahun 570 SM-508 SM. Ia, dikenal sebagai bapak Demokrasi bangsa Yunani. Ia Meninjau kembali konstitusi Athena dan mendirikan Pemerintahan yang demokratis dan bahkan memperkuat hak politik rakyat Athena, tanpa memandang status sosial mereka. Tahun 510 SM, Cleisthenes membantu rakyat Sparta menggulingkan Raja mereka dan membentuk konsep demokratis yang adil.
Konsep Relawan telah jauh dari keinginan rakyat pada umumnya. Jangan gunakan kata relawan dan sosok Presiden Ir. H. Joko Widodo untuk mencatut nama Relawan seluruh Indonesia. Mengapa ??? Harus ada transparansi yang jelas terkait Jumlah yang dilengkapi daftar nama rakyat anggota ormas atau tidak hanya klaim sesuka hati ?, wilayah mana saja ?. Jangan seenak udel mendirikan ormas untuk memanfaatkan kepentingan politik, dengan adopsi kata RELAWAN. INGAT PEMILU 2019 Rakyat memilih sosok Presiden Jokowi karena beliau telah ada di hati rakyat Indonesia sebelum relawan terbentuk. Benar bahwa relawan turut bekerja untuk kemenangan Pilpres 2019 lalu, namun Kata Relawan kan mengandung arti “Pahlawan tanpa Jasa atau berjuang ikhlas tanpa unek-unek’. Jika tak dirubah pola Relawan, maka akan ada gejolak perpecahan masyarakat Indonesia. Fokus relawan harus pada konteks bagaimana menjadi teladan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kehadiran relawan harus menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Harus diingat bahwa ‘Membentuk Relawan dan Memenangkan perhelatan PEMILU itu tak serumit MEMPERTAHANKAN Eksistensi Kepemimpinan Presiden saat terpilih dan melaksanakan amanah konstitusional. Banyak relawan yang hanya mengincar jabatan politik dalam pemerintahan sehingga dukungannya menjadi semu alias tak bermakna apa².
Seharusnya untuk menentukan Capres dan Cawapres dalam perhelatan 2024, serahkan saja keputusan di tangan Presiden Joko Widodo untuk menentukan siapa sosok yang dianggap layak dan mampu untuk menggantikan dan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan beliau pada perhelatan Pilpres 2024 mendatang. Kita Jangan menjadi MUNAFIK, saat Presiden Ir. H. Joko Widodo masih menjabat, masih banyak Fans relawan yang berkoar² seraya mendukung beliau dengan segala cara, namun saat tak lagi menjabat maka semua relawan pun pasti akan lenyap tanpa meninggalkan jejak.
Cinta Kasih dalam Keberagaman Nusantara
Andy S Komber








Komentar