oleh

Jawab Permohonan Pergantian Kepsek SMA 7 Koijabi, Rumpun Adat Fanan Ucap banyak Terima Kasih ke Gubernur Maluku

Suarapaparisa.com, Dobo, Kepulauan Aru,- Gubernur Maluku Murad Ismail akhirnya menjawab Surat Rumpun Adat Fanan, Kabupaten Kepulauan Aru Nomor : K-012/KA-RF/KKA/03-23, Tanggal 27 Maret 2023, tentang permohonan pergantian Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Koijabi Ibu Welhelmina Sahetapy, S.Pd.

Pada tanggal 03 April 2023, Gubernur Maluku melalui Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor : 800.1.11.1-394 Tahun 2023, menunjuk Lasarus Boger, S.Th.,M.Pd, Jabatan Guru Muda pada SMA Negeri 6 Kepulauan Aru, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 7 Kepulauan Aru (Koijabi), Provinsi Maluku, mengantikan mantan Kepala Sekolah Ibu Welhelmina Sahetapy, S.Pd.

Respon cepat Gubernur Maluku ini menuai pujian dan apresiasi setinggi-tingginya dari keluarga besar Masyarakat Adat Rumpun Fanan di Kecamatan Aru Tengah dan Aru Tengah Timur, Kabupaten Kepulauan Aru.

Salah satu Tokoh Masyarakat Rumpun Adat Fanan, Gusap Orun, SE kepada Media in di Dobo, Senin (17/04/2023), mewakili keluarga besar Rumpun Adat Fanan menyampaikan banyak terima kasih kepada Pa Gubernur Maluku yang mana dengan begitu cepat merespon surat dari keluarga Besar Rumpun Adat Fanan dimaksud.

Ucapan terima kasih yang sama juga disampaikan kepada Sekda Provinsi Maluku, pasalnya surat masyarakat Adat Rumpun Fanan yang disampaikan kepada Gubernur Maluku melaui Sekda Provinsi Maluku itu, begitu cepat sampai ke-tangan Gubernur dan mendapat respon yang sangat memuaskan.

“Kami percaya bahwa Pa Gubernur dan Pa Seksa Maluku punya perhatian yang serius terhadap masalah pendidikan di Kabupaten Kepulauan Aru, terutama di Kecamatan Aru Tengah Timur, Desa Koijabi yang merupakan wilayah Adat Rumpun Fanan, sehingga mengambil solusi terbaik mengantikan Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Koijabi.

Sementara itu, Kepala Desa Koijabi, Elseus Gainau, juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Maluku atas sikap tegas menggantikan Ibu Welhelmina Sahetapy dengan menunjuk Pa Boger selaku anak Aru asli menjadi Plt Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Kepulauan Aru (Koijabi).

“Dengan penunjukan pimpin baru di SMA Koijabi ini, Pa Gubernur telah menyelamatkan pendidikan di wilayah kami, Pa Gubernur juga sudah menyelamatkan nasib anak-anak bangsa disana, akhinrya mereka bisa mengeyam pendidikan dengan baik,” ujarnya.

Kades berharap, Pimpinan yang baru bisa dapat memulihkan kembali situasi pendidikan di SMA Negeri 7 Koijabi yang selama ini abur adul dan sering mengalami libur panjang karena mantan Kepsek terlalu sibuk dengan urusan pribadinya dan mengabaikan tugas pokoknya sebagai Kepala Sekolah.

Perlu diketahi bahwa keluarga besar Masyarakat Adat Rumpun Fanan menyurati Gubernur Maluku dan memintah mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Koijabi diganti, karena sang Kepsek terlalu sibuk dengan mengurus bisnis pribadinya dan mengabaikan pendidikan di SMA yang dipimpinnya hingga aktifitas belajar mengajar disana bisa terhenti selama berbulan-bulan.

Parahnya lagi, sang Kepsek dikabarkan sering membawa anak-anak dari luar yang tidak pernah sama sekali mengikuti proses belajar mengajar di sekolah tersebut untuk mengikuti Ujian Akhir dan malah mengorbankan peserta didik disana.

“Sekali lagi saya berharap, Pa Kepsek yang baru ini bisa merubaha wajah pendidikan di SMA Negeri 7 Koijabi menjadi lebih baik lagi,” tutup Kades Koijabi.(NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed