oleh

Kapal Cumi Tenggelam di Laut Aru, 7 ABK Belum Ditemukan

SP.COM, Dobo, Kepulauan Aru,-* Kapal Cumi KM. Indo Perkasa 03 yang di Nahkodai Zainudin alias Udin Ace, dikabarkan tenggelam di Laut Kepulauan Aru, tepatnya di perairan Wasir (Pulau Toba Utara), Senin, (02/02/2026).

Informasi yang berhasil dihimpun Awak Media ini, Rabu, (04/02/2026), Kapal Cumi Tonase 26 GT dengan jumlah Anak Bua Kapal (ABK) sebanyak 16 orang itu, dihantam ombak kencang di laut Wasir, hingga akhirnya kapal tidak memiliki keseimbangan lagi dan tenggelam sekitar pukul 07.00 WIT.

Hingga saat ini 7 Anak Bua Kapal belum ditemukan, sementara 9 lainnya dikabarkan selamat dan sementara dievakuasi oleh KM. Bahtera Alam menuju Kota Dobo.

Adapun kronologi kejadian, pada pukul 07.00 WIT, cuaca di sekitar Pulau Wasir mulai memburuk dengan angin kencang disertai gelombang tinggi, pukul 07.30 WIT, KM. Indo Perkasa 03 terkena terpaan angin kencang dan ombak besar sehingga kapal kehilangan keseimbangan dan akhirnya tenggelam dalam posisi telungkup.

Pada pukul 08.00 WIT, kapal perlahan mulai tenggelam, akhirnya Nahkoda dan ABK berinisiatif melakukan evakuasi darurat serta meminta pertolongan.

Pukul 10.00 WIT, KM. Bahtera Alam tiba di lokasi kejadian dan melakukan evakuasi terhadap 9 ABK yang selamat dan sementara di bawah menuju Dobo, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Aru.

Informasi sementara, dari 7 ABK yang belum ditemukan tersebut, 4 orang diduga terjebak di dalam kamar mesin saat Kapal tenggelam dan 3 orang lainnya diduga hanyut terbawa arus kencang dan ombak.

*Nama – nama ABK KM. Indo Perkasa 03*
1. Zainudin (Nahkoda)
2. Nari
3. Muhammad Bilal
4. Aditya Saputra
5. Afrizal
6. Agung Muhammad
7. Ahmad Fauzi
8. Andriyanus
9. Febry Alziran Firmansah
10. Fransisku
11. Imam
12. Liadi
13. Mohamad Ridwan
14. Mohamad Nur Isnaeni
15. Muhammad Panji
16. Wandi Salusi

TIM SAR gabungan di Kabupaten Kepulauan Aru baru bergerak melakukan pencarian Korban pada Rabu, 4 Ferbruari 2026, setelah mendapatkan laporan dari Intel TNI yang bertugas di Dobo, karena sejak kejadian, Pengurus Kapal dikabarkan tidak melakukan laporan resmi kepada TIM SAR.

*Perkiraan cuaca*
Berdasarkan informasi BMKG, terdapat peringatan potensi gelombang tinggi hingga ±4 meter di wilayah perairan Maluku, termasuk Laut Arafura sekitar Kepulauan Aru, dengan pola angin barat daya–barat laut berkecepatan 5–20 knot.

Hingga berita ini di publikasikan, TIM SAR belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut, karena sementara melakukan pencarian terhadap korban yang hilang, sementara Pengurus Kapal KM. Indo Perkasa 03, Bos Riko (Toko Pasifik) masih sulit ditemui untuk dimintai keterangannya.(Nus.M)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed