SUARAPAPARISA.COM, Ambon, Matheos Berhitu Pria kelahiran Ambon 4 Desember 1972 berhasil mempersembahkan medali perunggu lari dengan jarak 200 meter pada Kejuaraan Sabah Masters Atletics Open Campionship (SAMOC) 2025 yang berlangsung di kota kinabalu malaysia 9-10 Agustus 2025.
Berhitu berhasil finil ke-3 dengan catatan waktu 25, 12 detik, berbedah tipis dengan pemenang kedua yang mempunyai catatan waktu 25.10 detik dari singapura dan peringkat pertama pelari tuan rumah mempunyai catatan waktu 25.9 detik, keberhasil berhitu finis pada posisi ke-3 sekaligus berkat untuk meraih medali perunggu.
Matheos ketika di komfirmasih mengatakan tentunya dirinya sangat bersyukur kepada TUHAN karena campur tangannya saya bisa tetap mengikuti pertandingan 200 meter pada kategori usia 50-54 Tahun serta berhasil meraih medali perunggu padahal saya sementara mengalami cedera Hamstring ini merupakan kuasa TUHAN bagi Saya ujar Berhitu.
Dia, sangat bangga dengan Prestasi tersebut, disebabkan selama ini Orang selalu mengenalnya sebagai juara ultra Marathon di berbagai ivent.
Tetapi saat ini saya menegaskan Pelari jarak jauh dan Ultra Marathon juga bisa bersaing di semua nomor lari yang penting ada kemauan untuk mencoba dan berlatih dengan keras Ujarnya lagi.
Tentunya, walau hanya saya meraih medali perunggu, medali ini di persembahkan untuk seluruh warga maluku kususnya kota Ambon terkusus keluarga dan teman-teman Matheos Moluccas Runner ( MMR) yang telah mendukung maupun mendoakan perjuangan saya.
Medali sekaligus saya persembahkan untuk Negara Kesatuan Repoblik Indonesia ( NKRI) yang akan merayakan hari kemerdekaan ke-80 pada 17 Agustus 2025, Provinsi Maluku yang ke-80 di 19 Agustus 2025 serta terkusus hut kota Ambon ke-450 yang jatuh pada 7 september 2025 Ujarnya.
Selain itu, Berhitu juga mendapat Ucapan Selamat dan Support dari konjen RI di kota Kinabalu. (*










Komentar