SP.COM, DOBO, KEPULAUAN ARU – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Mohamad Jumpa, secara resmi melepas keberangkatan Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Kepulauan Aru tahun 2026. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Aula Lantai II Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepulauan Aru, pada Rabu (06/05/2026).
Sebanyak tujuh orang calon jamaah yang mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini dilepas secara resmi dalam acara yang dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru, H. Hanafi Rumatiga, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Aru, Fahrul Beder, perwakilan Lanal Aru, Wakapolres Aru, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kepulauan Aru.
Dalam arahannya, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Aru, Fahrul Beder, mengingatkan para jamaah untuk benar-benar menjaga kondisi fisik mengingat cuaca di Arab Saudi yang cukup ekstrem. Ia meminta seluruh jamaah disiplin menjaga pola makan, istirahat yang cukup, dan selalu mengikuti anjuran petugas kesehatan demi kelancaran ibadah.
Selain kesehatan, Fahrul juga menekankan pentingnya kebersamaan dan kekompakan antar jamaah. Ia berharap terjalin rasa saling membantu, terutama bagi para jamaah lanjut usia, agar seluruh rangkaian ibadah dapat terlaksana dengan aman dan lancar.
“Kami titip pesan agar seluruh jamaah menjaga nama baik daerah, menjaga sikap, serta menaati seluruh aturan yang telah ditetapkan pemerintah selama berada di Tanah Suci,” ujar Fahrul mengingatkan.
Dijadwalkan, keberangkatan rombongan calon haji Kepulauan Aru akan dilaksanakan pada Jumat (8/5/2026). Para jamaah akan diberangkatkan dari Masjid Nurul Agung, Jalan Yos Sudarso, Dobo, menuju Bandara Rar Gwamar, sebelum melanjutkan perjalanan udara menuju Bandara Pattimura, Ambon, untuk bergabung dengan rombongan induk provinsi.
Dalam sambutan pelepasan, Wakil Bupati Mohamad Jumpa menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas kesempatan yang diterima oleh ketujuh jamaah tersebut. Ia mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang diwajibkan bagi umat yang mampu secara fisik, mental, maupun finansial.
Menurutnya, mengingat antrean keberangkatan haji di Kabupaten Kepulauan Aru masih cukup panjang, keberangkatan tahun ini adalah sebuah kehormatan besar. Para jamaah yang berangkat dianggap sebagai orang-orang pilihan yang telah dipanggil langsung oleh Allah SWT.
“Perlu kita pahami bersama, ibadah haji bukanlah untuk mencari gelar atau pujian semata, melainkan semata-mata ditujukan untuk mengharap ridho Allah SWT. Saya berharap ibadah ini dapat meningkatkan ketakwaan dan membawa perubahan perilaku ke arah yang lebih baik, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat,” tegas Mohamad Jumpa.
Pada momen yang penuh berkah itu, Wabup Mohamad Jumpa menitipkan empat pesan utama yang harus menjadi pegangan para jamaah selama di Tanah Suci:
Pertama, senantiasa menjaga kesehatan dengan mempersiapkan diri secara baik, mengonsumsi vitamin, dan segera berkoordinasi dengan petugas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan apa pun.
Kedua, menjaga kekompakan dan menaati seluruh aturan, baik selama perjalanan maupun saat berada di Arab Saudi. Para jamaah adalah duta daerah dan bangsa, sehingga wajib menjaga nama baik Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, dan Indonesia di mata dunia.
Ketiga, fokus sepenuhnya menjalankan ibadah dengan meninggalkan sejenak urusan duniawi, baik keluarga maupun pekerjaan, serta meluruskan niat semata karena Allah SWT.
Keempat, para jamaah diminta turut mendoakan Kabupaten Kepulauan Aru agar senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.
Menutup sambutannya, Mohamad Jumpa menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kementerian Agama serta seluruh panitia penyelenggara yang telah bekerja keras mempersiapkan segala kebutuhan keberangkatan. Ia juga mendoakan agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam setiap rangkaian ibadah, serta dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa predikat haji mabrur.(*)









Komentar