Ambon, SP. Com. Maluku Satu Rasa (M1R) SSB yang belum lama dilantik oleh Ketumnya Dedy Pelu di Baileo Oikumene, tentunya telah memberikan totalitas dan loyalitas terhadap program-programnya kedepan.

Organisasi yang terlebur antara kolaborasi tua dan muda anak-anak Maluku Baik Sarani (Beragama Kristen) dan Salam (Beragama Islam) dan tidak menutup kemungkinan tergabung juga keluarga besar dari kerukunan Agama lainnya sebagai bentuk memupuk rasa persaudaraan yang rukun antara satu dengan yang lainnnya.

Program reaksi cepat yang enerjik dibawah kepemimpinan Marcello Lalopua (Ketua) dan Diana Djamlaay (Sekretaris) salah satunya, Pengamanan Malam Tahun Baru 31 Desember 2020 Maluku Satu Rasa Salam Sarane Bersatu (M1R SSB) yang dibawahi komando Panglima Roy Lekatompessy dengan terjadwal dibeberapa lokasi diantaranya Di Gereja Maranatha, Gereja Silo, Gereja Imanuel (Desa Galala), Gereja Galilea Halong, Gereja El-Lohim Latta, Gereja Rehobot Batu Gantung terorganisir dengan baik dan lancar.

Pantauan Media Suarapaparisa.com di lapangan, dengan tetap mematuhi Protokoler Kesehatan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jaga Jarak). Anak-anak Muda M1R SSB membentuk kolaborasi yang rapih bersama TNI-Polri serta ormas lainnya yang turut mengamankan jalannya lalu lintas maupun berjaga-jaga serta memberikan himbauan kepada para warga yang akan beribadah di akhir tahun 2020.

Etus salah satu warga yang baru selesai beribadah di Gereja Maranatha (Kamis, 31/12/2020) yang diwawancarai, melihat ormas dengan seragam beda bertuliskan M1R SSB, dirinya mengatakan, luar biasa ormas yang satu ini (M1R) SSB terlihat solid, kompak dan bersatu dilapangan.

“Jujur saya kagum melihat mereka, terlihat menyatu dan memberikan himbauan bagi warga yang hendak beribadah, agar tetap mematuhi protokol kesehatan, “tutupnya. (**)









Komentar