Suarapaparisa.com, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Rugby Union Indonesia (PB Perui) Dr. Didik Mukrianto,SH .MH, resmi melantik Pengurus Tingkat Provinsi Maluku, Persatuan Rugby Union Indonesia (Perui) berlangsung di Manise Hotel, Selasa 22 Maret 2022, ditandai dengan penyerahan Bendera Perui.
Pelantikan Pengurus Perui Provinsi Maluku, berdasarkan SK, nomor 09/SK/PB Perui/Maluku/2021, tentang susunan personalia, pengurus provinsi Maluku, Persatuan Rugby Union, Indonesia Maluku, masa bakti 2021-2025, dengan menetapkan, keputusan Pengurus Besar Persatuan Rugby Union Indonesia (PB Perui) tentang susunan personalia pengurus Provinsi, Persatuan Rugby Union Indonesia Maluku, masa bakti 2021-2025.
Susunan Pengurus Provinsi Perui Maluku masa bakti 2021-2025, sebagaimana tercantum dalm lampiran keputusan ini, yang menjadi satu kesatuan dan bagian,yang tidak terpisahkan, dari surat keputusan ini. Masa Jabatan Pengurus Provinsi Perui Maluku, selama 4 tahun, terhitung sejak ditetapkan.
Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam Surat Keputusan ini, maka akan dilaksanakan perbaikan sebagaimana mestinya. Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal, ditetapkan. Ditetapkan di Jakarta 29 September 2021, Pengurus Besar Persatuan Rugby Union Indonesia, (PB Perui), masa bakti 2017-2921.
Dr.Mukrianto.SH.MH, ketua umum , ditanda tangani. Susunan personalia pengurus Provinsi Persatuan Rugby Union Indonesia, Maluku masa bakti, 2021-2025, Dewan Penasihat Provinsi, Ketua, Jhon Ruhulessin, Elbert Pattiasina, Wahane.
Pengurus Provinsi Ketua Halimun Saulattu, M.Si, Sekretaris Daniel, Wattimanela,M.Si, Bendahara,Faisal Sunet. Ditambah dengan 11 Departemen yang membidangi masing-masing bidangnya.
Ketua Umum PB. Perui Dr.Mukrianto dalam sambutannya mengemukakan, hari ini menjadi momentum penting dan bersejarah, karena lahirnya, momentum Rugby Union diprovinsi Maluku,dimana telah dilantik kepengurusan Rugby Provinsi Maluku. Ini adalah sebuah awal dan Pondasi yang menentukan komitmen dan konsistensi,untuk menerima beban, daan tanggung jawab guna mengembangkan Rugby di-Maluku.
Kedepan dipundak kalianlah, keharuman Maluku dalam olah raga Rugby, dengan tidak main-main, memperjuangkan, dan memperkenalkan Rugby di-Provinsi Maluku. Momentum yang terjadi hari ini harus dijaga dan dipelihara. Tentunya pengurus Rugby Provinsi Maluku ingin membuat sejarah dengan goresan tinta emas, terkait dengan prestasi olah raga Rugby.
Dikatakan diera teknologi ini dengan dampaknya menghadirkan, suatu masalah, namun, jika kita menyikapinya dengan bijak, bahkan membiarkan perkembangan, teknologi ini, dengan akses tanpa filter yang baik, didepan mata akan terjadi kerusakan moral, dan dekradasi para generasi muda, itu semakin nyata.
Namun satuhal yang akan mampu, mengatasi dekradasi moral yakni olah raga, dan olah raga bukan saja menjadikan jiwa dan generasi kita menjadi generasi tang sehat namun lebih dari itu, olah raga mengajarkan bagaimana, seorang generasi muda memiliki jiwa, solidaritas sosial, yang kuat, punya jiwa kesetiakawanan, suportivitas yang tinggi, dan inilah pondasi serta moral,generasi muda kita, yang harus terus dipertahankan.
Dengan begitu Ketum PB.Perusi berharap, apabila di-PON nanti, Maluku harus membawa pulang Medali dari cabang Rugby, ini adalah pesan dan Doa yang disampaikan. Jika pada PON Papua cang olah raga Rugby hanya ada 2 nomor lomba, nantinya di-PON Aceh, ada 8 nomor lomba dan ini memudahkan Rugby Union Maluku membawa pulang medali, mengingat semuanya ada d-Maluku seperti nyali, kekuatan, fisik, dan endingnya ada di-Maluku, dan Saya berharap kedepan akan lahir, tunas-muda Rugby Union Provinsi Maluku, tutup Mukrianto. (Izaak).










Komentar