oleh

Misa Pontifikal di Aru, Uskup : Kehidupan Manusia Harus Mengikuti Ajaran Kristus

Dobo, Kepulauan Aru,– Setelah usai seluruh rangkayan kegiatan sejak tanggal 2-5 Juni 2022, Uskup Diosis Amboina Mgr. Senno Ngutra melaksanakan Misa Pontifikal bagi Umat Katolik di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru, dihadiri Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga dan segenap Pejabat Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Misa yang berlangsung di Tribun Lapangan Yos Sudarso Dobo itu, tetap mengacu pada Tema : “Satu Cinta Seribu Senyum”, Minggu (05/06/2022).

Uskup Senno Ngutra melalui Khotbahnya, menekankan agar kehidupan manusia harus mengikuti ajaran Kristus, sebab Ktristus selalu mendoakan para muridnya, ia mengajarkan agar para murid selalu hidup dalam cinta kasih, hidup dalam persaudaraan dan hidup dalam sikap saling mengasihi antara satu sama lain.

“Karena itu, hari ini kita merayakan Pentakosta, hari lahirnya Gereja, hari dimana Roh Kudus turun atas para Rasul dan memberikan kekuatan, memberikan penghiburan, memberikan semangat kepada mereka untuk mulai tampil mewartakan cinta kasih Allah kepada dunia,” ujarnya.

Dikatkan, ketika Roh Kudus itu turun kepada para Rasul, lalu orang-orang yang ada di sekitar mereka, dari Messapotamia, Persia dan dari negeri lain, mendengarkan para Rasul berbicara di dalam bahasa-bahasa mereka.

“Dan atas cara yang istimewa ini, para Misionaris telah datang di Bumi Jargaria ini,” sambungnya.

Menurut Uskup Senno Ngutra, yang mendorong para Misionaris untuk datang di Kepulauan Aru adalah Roh Kudus sendiri. Karena cintalah mereka datang, mereka tidak pernah mengenal orang-orang di Bumi jargaria.

“Memang pada awalnya mereka tidak dapat berbicara dalam bahasa anda, namun yang mereka tawarkan adalah bahasa kasih, bahasa cinta, senyum bagi orang-orang di Aru ini,” ucapnya.

Karena itu, lanjut Ngutra, benarlah apa yang dikatakan, bahwa perayaan hari ini, menjadi perayaan dimana kita bersyukur karena Tuhan begitu mencintai tanah ini (Bumi Jargaria) lewat beragam suku bangsa dan agama.

“Tuhan mau hadir di tengah-tengah anda sekalian orang -orang Aru orang -orang di bumi jargaria ini supaya di dalam hatimu, ada cinta, ada damai, ada pengampunan dan ada kasih sayang,” tuturnya.

Banyak sekali hal baik yang diuraikan dalam Khotbanya, namun pada intinya, yang mulia Uskup Senno Ngutra hanya menginginkan lewat momentum bersejarah, hari Pentakosta, hari Ketuangan Roh Kudus ini, masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru harus tetap hidup dalam kedamaian, dalam cinta kasih, dalam toleransi antar umat beragama, suku, ras dan agama yang mendiami Bumi Jargaria/Sarkwarisa ini.

Menariknya, dalam Khotbah Uskup Senno Ngutra, Beliau menantang kita untuk jangan mengatakan bahwa bahwa kita andalah umat beragama, jika kita masih tetapi hidup dalam kebencian, hidup dalam permusuhan, sebab jika itu terjadi maka ada sesuatu yang salah didalam diri kita.

Beliau mengajak kita untuk memperbaiki diri mulai dari sekarang, supaya kita menyelami hari-hari hidup ini dengan tetap percaya bahwa Tuhan melawat kita semua di tanah ini, dan siapapun kita, enta kecil atau besar, Miskin atau kaya, pintar ataupun tidak, tetapi kita telah dipilih oleh Allah menjadi alat cinta bagi semua orang.

Perlu diketahui bahwa dalam kegiatan Misa Pontikal ini, Mako Koramil 1503-03/Dobo dijadikan daerah persiapan bagi untuk Uskup dan para Pastor menuju tempat Misa Lapangan Umum Yos Sudarso Dobo.(NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed