Ambon, SP. Com. Proses Belajar Mengajar (PBM) SD Negeri 67 Airsalobar, menggunakan sistim, Daring, Dalam Jaringan, ataupun Luring ,Luar Jaringan. Dari 160 siswa, sebagian memiliki Ponsel Android, dan mrngikuti PBM secara Daring, dan yang tidak memiliki Ponsel Andorid, belajar dengan sistim Luar Jaringan, dimana guru, atau walikelas mendatangi parasiswa, melakukan pendampingan,pembelajaran sambil mengontrol keadaan siswa,kata kepala SD Negeri 67 Airsalobar, Iwamony, S.Th, diruang kerjanya, Selasa 15 September 2020.
Menurutnya, bantuan pemberian Pulsa kepada siswa, guna menunjang pembelajaran secara Daring, belum sepenuhnya dilaksanakan, mengingat kucuran dana BOS belum terrealisasi,secara baik, sehingga siswa yang belajar secara Daring, atas bantuan pihak orang tua untuk penggunaan Pulsa.
Selain itu disaat, covid 19 ini, Proses Belajar secara Daring maupun Luring tidak efektif, peserta didik, tidak dengan sungguh-sungguh, atau tekun belajar, apalagi kalau tidak dibantu melalui peran orang tua, juga guru sehingga kualitas anak didik, jauh dari yang kita harapkan, “ungkapnya.
Untuk itu Iwamony, harapkan kita sama-sama berdoa kepada Tuhan, agar dengan pertolongannya masalah covid 19, atau virus corona ini dapat cepat berlalu, sehingga kita boleh membenahi hidup ini secara baik dan normal kembali, “ucapnya menutup. (LY)






![IMG-20201110-WA0184[1]](https://suarapaparisa.com/wp-content/uploads/2020/11/IMG-20201110-WA01841-150x150.jpg)



Komentar