oleh

Pemda Kepulauan Aru Peringati Harkitnas ke-118 dengan Tema Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

SP.COM, DOBO, KEPULAUAN ARU – Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, Rabu (20/5/2026). Acara berlangsung khidmat di Lapangan Apel Kantor Bupati Kepulauan Aru, Jalan Pemda, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-pulau Aru, mulai pukul 08.30 WIT.

Mengusung tema besar “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, upacara ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohamad Djumpa, M.Si., yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, barisan upacara dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Karel Elisa Huwae, S.E., sebagai Komandan Upacara.

Rangkaian acara berjalan tertib sesuai protokol, dengan melibatkan sejumlah pejabat utama daerah dalam tugas kepemimpinan upacara. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Richard R. Sasombo, S.Pt., bertindak sebagai Perwira Upacara, sedangkan pembacaan doa dipimpin oleh Ketua MUI Kepulauan Aru, Idham Halid Rumaf, S.Ag. Pembukaan naskah UUD 1945 disampaikan oleh Ryando Noel Manuhuttu, S.Tr.Ip., dan pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan oleh regu dari Satpol PP Kabupaten Kepulauan Aru.

Peserta upacara terdiri dari unsur-unsur penting pemerintahan dan pelayanan publik, meliputi regu Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, serta perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Kepulauan Aru.

Dalam amanat yang dibacakan Wakil Bupati Mohamad Djumpa, disampaikan pesan resmi dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa Harkitnas merupakan momentum bersejarah yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 1908, yang menjadi tonggak awal bangkitnya kesadaran nasional dan persatuan bangsa Indonesia.

“Semangat kebangkitan nasional harus terus menyesuaikan diri dengan tantangan zaman, terutama saat ini di mana kita berhadapan dengan era transformasi digital dan kedaulatan informasi. Tema tahun ini sangat relevan, yaitu menjaga generasi muda sebagai tunas bangsa demi memperkuat kedaulatan negara,” bunyi amanat tersebut.

Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto disebutkan terus menghadirkan berbagai program strategis nasional guna kesejahteraan rakyat, antara lain Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan Cek Kesehatan Gratis, hingga penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Fokus utama tahun ini juga tertuju pada perlindungan generasi muda di ruang digital. Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP TUNAS, pemerintah membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini bertujuan menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan terbebas dari dampak buruk teknologi bagi anak-anak.

Menutup amanatnya, seluruh elemen masyarakat diimbau untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan senantiasa menjaga semangat persatuan sebagai wujud nyata kebangkitan bangsa menuju kemajuan.

Seluruh rangkaian upacara peringatan Harkitnas ke-118 Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Aru berjalan aman, tertib, dan khidmat, serta resmi ditutup pukul 09.00 WIT.(NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed