SP.COM, DOBO, KEPULAUAN ARU — Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Muhammad Djumpa, memimpin langsung upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 yang dipusatkan di Halaman Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Dobo, pada Kamis (17/09/2026).
Upacara berlangsung pukul 08.14 hingga 08.51 WIT dengan mengusung tema nasional “Menghubungkan Indonesia Untuk Masa Depan Lebih Maju”. Momentum ini digunakan untuk menegaskan kembali bahwa keselamatan adalah harga mati dalam dunia transportasi.
Dalam amanat Menteri Perhubungan RI yang dibacakan oleh Wakil Bupati Mohamad Djumpa, menegaskan bahwa keselamatan tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administrasi, melainkan harus tumbuh sebagai tanggung jawab moral di lapangan. Menhub juga menyampaikan duka cita mendalam atas berbagai musibah transportasi yang belakangan terjadi.
“Insan perhubungan harus berani menghentikan operasi ketika tidak aman, namun tetap cepat mencari alternatif agar mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan tidak terputus,” demikian pesan Menhub.
Lebih lanjut, amanat tersebut menekankan pentingnya menjaga layanan keperintisan di wilayah 3T, memperkuat angkutan massal perkotaan, serta memperbaiki sistem logistik agar lebih efisien. “Sebuah pelabuhan dapat mengubah kehidupan satu pulau, penerbangan perintis mempersingkat perjalanan berhari-hari menjadi hitungan jam,” bunyi amanat itu.
Upacara ini merupakan hasil kolaborasi tiga instansi, yaitu Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Aru, UPP Kelas III Dobo, dan Unit Penyelenggara Bandar Udara Dobo. Rangkaian kegiatan ditandai dengan pembacaan Lima Citra Manusia Perhubungan yang diikuti seluruh peserta.
Usai upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di Dermaga Pelabuhan Yos Sudarso Dobo sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, khususnya pahlawan maritim dan insan transportasi yang telah gugur. Prosesi dipimpin langsung oleh Wabup Djumpa, didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala UPP Kelas III Dobo, serta Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Dobo.
Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng dan foto bersama para undangan. Pada kesempatan ini, Menteri Perhubungan juga mencanangkan bulan September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi, guna membangun budaya keselamatan yang lebih kuat sepanjang tahun.(*)









Komentar