oleh

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional Ke-18 Tahun 2023, Pemda Aru Lakukan Sejumlah Kegiatan

Suarapaparisa.com, Dobo, Kepulauan Aru,- Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) ke-18, Tahun 2023, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, melalui Dinas Lingkungan Hidup, melakukan sejumlah kegiatan, yang puncak acara pembukaannya berpusat di Dermaga Ferry Dobo, Kelurahan Galay Dubu, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Jumat (24/02/2023).

Kegiatan dengan Tema : “Tuntas Kelola Sampah Untuk Kesejahteraan Masyarakat” itu, dihadiri oleh Bupati Kepulauan Aru dr. Johan Gonga, Wakil Bupati Kepulauan Aru Muin Sogalrey, PLT. Sekertaris Daerah Yakob Ubyaan, Forkompinda, pimpinan OPD lingkup Pemkab Kepulauan Aru, Pembina dan Ketua OSIS tingkat SMP/SMA se-Kota Dobo, Pasukan Penyapu Jalan, ketua-ketua RT dan stakeholder lainnya di Kota Dobo.

Pada (HPSN) kali ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melaunching penempelan stiker Larangan Buang Sampah dan aksi penagihan Retribusi pelayanan persampahan/kebersihan perdana di kota Dobo, yang dilakukan secara simbolis oleh Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku. Selain itu, dilakukan juga kegiatan kerja bahkir bersama, dengan memungut sampah pada beberapa titik-titik sampah di Kota Dobo.

Bupati dr. Johan Gonga dalam sambutanya mengatakan, Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2023 sesungguhnya jatuh pada tanggal 21 Februari 2023, namun karena begitu padatnya agenda pemerintah daerah, maka acaranya baru bisa dilaksanakan pada tanggal 24 Ferbruari 2023.

“Kegiatan seperti ini sangat penting dan saya sangat mengapresiasi, sebab kita tahu bersama bahwa salah satu permasalahan lingkungan yang di hadapi saat ini adalah masalah persampahan,” ujarnya.

Dijelaskan, tahun 2023 menjadi tahapan baru dalam kehidupan keseharian setelah melalui masa pandemi yang cukup sulit. Tahun ini juga lanjut Bupati, menjadi momentum untuk melanjutkan upaya-upaya dalam pengelolaan sampah yang telah dilakukan dan memulai tahapan baru yang lebih maju untuk mewujudkan target.

“Target yang disepakati dengan partisipasi aktif semua pihak mulai dari pemerintah, pemda, dunia usaha, civil society organization (cso) dan komunitas masyarakat hingga tingkat tapak. Salah satu ukuran penting dalam pengelolaan sampah adalah upaya mitigasi menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK),” kata Gonga .
Bupati juga menambahkan, dalam rangka pelaksanaan rencana aksi untuk mencapai target nasional penurunan emisi gas rumah kaca, maka peran dan posisi HPSN 2023 menjadi sangat strategis untuk memperkuat sektor pengelolaan sampah sebagai pendorong pertumbuhan perekonomian indonesia.
Disamping itu, memanivestasi dari salah satu prinsip pengelolaan sampah berkelanjutan yaitu waste to resource melalui cara kerja ekonomi sirkular (cirkular economy) dan sampah menjadi sumber energi secara sederhana.

“HPSN 2023 harus menjadi babak baru pengelolaan sampah di indonesia menuju zero waste, zero emission,’’ terangnya.

Bupati menjelaskan maksud dan tujuan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2023, yaitu memperkuat komitmen dan peran aktif pemerintah daerah dalam melaksanakan pengelolaan sampah, memperkuat partisipasi publik dalam upaya mencapai zero emisi melalui gerakan memilah sampah, memperkuat komitmen dan peran aktif produsen dan pelaku usaha lainnya dalam implementasi bisnis hijau (green business) dengan menjadikan sampah sebagai bahan baku ekonomi.

Selain itu, lanjut Gonga, membangun rantai nilai pengelolaan sampah di seluruh sektor dan membangun secara sistematis dan integratif pengurangan sampah dan penurunan emisi dengan kepentingan dan pertimbangan sektor pemukiman, industri, pendidikan dan lain-lain.
Ditambahkan pula, pada penyelenggaran HPSN 2023, dilakukan kegiatan berfokus pada pengelolaan sampah yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mencapai target zero emisi yang dilaksanakan melalui bulan peduli sampah nasional.

“Selama bulan februari melalui ragam kegiatan peduli sampah tingkat nasional dan daerah yang dilaksanakan oleh pemerintah atau pemerintah daerah, dunia usaha dan elemen masyarakat meliputi penyelenggaraan dan peringatan HPSN 2023 di seluruh wilayah indonesia,” ungkap Gonga.

Bupati dua periode itu berharap adanya peran pemerintah daerah dalam upaya mewujudkan zero emisi dan kampanye publik untuk mengajak stakeholder melakukan aksi yang mendukung target pengelolaan sampah yang mendukung zero emisi.

“Saya menghimbau agar marilah kita jadikan momentum peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2023 untuk mulai merubah perilaku yang berbasis lingkungan serta menjadikan sampah sebagai bahan baku industri di bumi jargaria yang tercinta ini menuju masyarakat sejahtera dan demi kehidupan anak cucu kita kelak,” tutupnya.(NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed