Ambon, Suarapaparisa.com – Pj. Walikota Ambon, Boedewin Wattimena, menyerahkan 15 Perahu Motor beserta mesin motor tempelnya kepada 15 kelompok nelayan di Kota Ambon.
Wattimena menjelaskan, nelayan merupakan komponen penting dalam perekonomian nasional sehingga pemberdayaan terhadap mereka pun krusial. Nelayan juga memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Oleh karena itu, pemberdayaan mereka menjadi krusial untuk meningkatkan kesejahteraan dan kontribusi mereka terhadap ekonomi.
“Jadi hari ini kita serahkan 15 unit mesin kemudian 15 Perahu pancing Tonda lengkap dengan mesin dan peralatan,”kata Wattimena kepada wartawan setelah menyerahkan perahu motor kepada kelompok nelayan di Pantai Negeri Galala, Selasa, (24/1/2023).
Ia menyebut, bantuan peralatan untuk membantu nelayan tangkap tersebut merupakan bagian dari program Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Ambon. Program tersebut biasanya mencakup penyediaan peralatan, pemberdayaan ekonomi dan pengembangan infrastruktur perikanan. Semuanya bertujuan untuk meningkatkan kondisi dan kesejahteraan masyarakat nelayan.
“Jadi ini program dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Ambon. Ya kita program pemberdayaan masyarakat nelayan. Jadi tahun kemarin melalui Dinas Perikanan kita mengalokasikan anggaran untuk membantu nelayan tangkap,” sebut Wattimena.
Ia juga menjelaskan, bila tujuan mengalokasikan anggaran untuk membantu nelayan tangkap biasanya adalah untuk meningkatkan kondisi ekonomi dan kehidupan masyarakat nelayan. Dana tersebut dapat digunakan untuk penyediaan peralatan atau program pemberdayaan lainnya, dengan harapan dapat meningkatkan hasil tangkapan, efisiensi dan kesejahteraan nelayan secara keseluruhan.
“Ini dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat nelayan, sekaligus meningkatkan produktivitas tangkapan mereka,” jelas Wattimena.
Olehnya itu, menurut Wattimena, pengakuan mengenai kontribusi dan keberlanjutan profesi nelayan adalah hal penting. Mengingat, pengalokasian anggaran sebagai stimulus dapat membantu meningkatkan kondisi mereka dan mendorong keberlanjutan dalam menjalankan profesi nelayan. Hal ini dapat mencakup peningkatan keterampilan, akses ke teknologi perikanan yang lebih baik atau bantuan lainnya untuk meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan mereka.
“Kami akui bahwa ini hanya semacam stimulan untuk mereka, atau selama ini mereka sudah berprofesi sebagai nelayan dan sudah melaut dan menangkap ikan,” ujarnya.
Diakhir penjelasannya, Wattimena menegaskan, mendukung peningkatan peralatan dan produktivitas nelayan melalui bantuan yang melibatkan teknologi canggih adalah langkah positif. Dengan peralatan yang lebih baik, diharapkan mereka dapat meningkatkan hasil tangkapan secara efisien, memberikan dampak positif pada keberlanjutan sumber daya perikanan, dan pada akhirnya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
“Kita membantu ini supaya dari sisi peralatan semakin baik dan canggih, lalu membantu mereka untuk meningkatkan produktivitas sebagai nelayan,” tutup Wattimena. (*









Komentar