Suarapaparisa.com. Proses Belajar Mengajar yang dilakukan di SMA Negeri 3 yang berada di desa Rumah Tiga dengan sistim Daring maupun Luring.
Demikian disampaikan Kepala SMA Negeri 3 Ambon Drs.M.J.Joi Sangadji, M.Pd, kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya. Rabu 29 September 2021.
Dijelaskan, setiap guru ada yang mengajar dari sekolah,namun ada juga yang melakukan pembelajaran dari rumah. Memang beberapa hari terakhir ini ada gangguan jaringan namun sudah kembali normal. Pembelajaran secara daring diperuntukan kepada siswa yang memiliki, HP Android, Laptop dengan menggunakan pulsa data.
Selain itu ada juga siswa yang karena orang tuanya kategori ekonomi lemah sehingga tidak mampu pengadaan HP jenis Android sekaligus dengan pulsa data siswa tersebut diminta datang ke sekolah, untuk proses belajar dilaksanakan bersama guru di sekolah, sementara teman lainnya mengikuti secara daring, dengan begitu PBM yang dilaksanakan di SMAN 3 Ambon berjalan baik tidak ada masalah, “ungkapnya.
Sedangkan Asessemen yang digelar pemerintah pusat melalui Kemendikbud, SMA Negeri 3 Ambon, mendapat jatah jadwal hari Rabu 29 September dan Kamis 30 September 2021, dengan semua fasilitas disiapkan disekolah, siswa diminta datang ke sekolah itu berarti sistim luring dengan protokol kesehatan yang ketat, dan siswa yang mengikuti sebanyak 45 siswa dengan 5 siswa cadangan yang diambil secara acak dari data Dapodik sekolah, dan untuk 5 siswa cadangan jika memang ada yang sakit atau berhalangan dari 45 siswa tersebut, maka diganti dengan siswa cadangan sehingga pelaksanaan Assesmen Nasional berjalan secara baik.
Disisi lain ada anjuran pemerintah kota, untuk sekolah tatap muka, namun harus didukung dengan berbagai fasilitas yang tersedia, yang terutama siswa harus memiliki data vaksin, minimal 80 persen, sehingga data siswa vaksin SMA Negeri 3 Ambon, belum memenuhi permintaan tersebut, namun data vaksin guru sudah melebihi 80 persen.
Untuk itu pihak sekolah hanya melapor ke-Dinas Dikbud sambil menunggu kebijakan Dikbud, “tutup Latuconsina. (L2B)










Komentar