Ambon, SP. Com. Sekertaris Komisi III DPRD Provinsi Maluku Rovik Akbar Afifudin, SE. Senin (11/05/2020) kepada awak media menjelaskan bahwa ada temuan-temuan yang perlu ditindak lanjuti dibeberapa Kabupaten terkait dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) serta Pemakaian Anggaran Pendpatan Belanja Daerah (APBD) yang menurutnya harus di evaluasi.
Misalnya Kabupaten Maluku Tenggara Raya (MTR) yang memiliki temuan disana terkait dengan pembangunan embung, Kabupaten Kabupaten Kepulauan Aru soal pembangunan embung juga bermasalah ketika kami melakukan pengawasan .
Menurut Politisi PPP ini, startegis pembangunan jalan di kota Aru (Dobo) perlu untuk mendapatkan penanganan khusus dan hal ini sudah di laporkan kepada pimpinan DPRD bahwa kalau tidak ada wabah Covid-19 kita akan turun kembali untuk melakukan verifikasi.
Ditambahkannya verifikasi yang dilakukan di Aru agar melihat embung dengan jalan-jalan yang dibangun dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) lewat Balai Jalan Nasional Wilayah IX Maluku dan Maluku Utara dengan Balai Wilayah Sungai Provinsi Maluku dilakukan secara efektif ataukah tidak.
“Pastinya ini akan ditindaklanjuti karena saat melakukan pengawasan disana, kita (Komisi III) belum menggelar rapat evaluasi. Setelah ini (covid 19) berakhir kita akan masukan data-data di Kabupaten Aru kepada Ketua DPRD Maluku, karena beliau juga ikut bersama-sama pada saat itu,”ungkap Ketua Wilayah PPP Provinsi Maluku.
Dalam pantauan kami, jika dilihat ada ruas jalan yang sudah rusak seperti di Tanimbar rusak akibat apa? kita harus mengetahui itu. Terutama juga di kabupaten Aru kami yakin ketahanan pekerjaan tidak bertahan lama.
Dijelaskan Ia, Pekerjaan ini tahun 2019 namun di evaluasi tahun 2020 kita turun ke lapangan bersama kontraktornya saat itu, kita juga lihat pekerjaan (Asphalt Mixing Plant) AMP dan ada beberapa dokumen lain, tragisnya kontraktor tidak berani tunjukkin ke Komisi”Ada apa ini”, “Jadi kami menduga saja dan kemudian ini akan di evaluasi”,”paparnya.
Untuk diketahui juga, Kontraktornya bernama Timo Kaidel dan proyek embung juga sesuai keterangan kami dapatkan Timo lagi yang mengerjakannya,”terang Rovik menutup. (**)
Pewarta : SP05
Editor : Admin










Komentar