Suarapaparisa.com, Untuk tahun ajaran 2021-2022, SMA Negeri 13 Ambon mulai melakukan perampingan penerimaan siswa baru yang biasanya tahun sebelumnya menerima hingga 14 kelas, mulai tahun 2021 ini, terjadi perampingan dibatasi hanya 8 kelas. Demikian disampaikan Kepala SMA Negeri 13 Ambon Didik Karsidi, S.Pd saat ditemui diruang kerjanya. Selasa 24 Agustus 2021.
Menurutnya kita programkan 2 tahun kedepan dengan jumlah kelas keseluruhan 24 kelas, karenanya tahun 2021 ini penerimaan siswa baru dibatasi hanya 280 siswa dengan 8 kelas, dimana tahun sebelumnya 14 kelas.
Untuk itu, pihak sekolah programkan mulai tahun ini hingga 2 tahun kedepan SMA Negeri 13 Ambon, sudah memasuki PBM dengan 1 Shief.
Dikatakan pula, pihak sekolah masih menganut PBM Daring maupun Luring, seperti tahun lalu, karena dampak covid 19. Dengan jumlah siswa secara keseluruhan 1180 dilakukan Proses Belajar Mengajar secara Daring, dimana para guru memberikan materi pelajaran dari sekolah, dengan menggunakan 3 ruang Laboratorium, yang penuh dengan komputer, para siswa kelas X, XI dan XII mengikutinya dari rumah, jika ada siswa terkendala dengan peralatan, dilayani dengan Luring, dimana Walikelas membagi modul mata pelajaran dan para siswa belajar mandiri, nanti pada saatnya harus dikumpulkan,”ungkapnya.
SMAN 13 Ambon tidak ada pembelajaran tatap muka terbatas, itu bisa dilakukan jika ada surat edaran ataupun regulasi dari Kemendikbud, namun jika ada ketrampilan yang harus dilakukan di sekolah, cukup pihak sekolah mensiasati mengirimkan video secara daring untuk siswa.
Didik berharap dukungan orang tua serta kerja samanya dengan pihak sekolah, untuk selalu mendorong para siswa dengan terus mengontrol di rumah secara terus menerus demi kelancaran pembelajaran Daring yang bermutu dan berkualitas,”tutup Karsidi. (L2B)









Komentar