oleh

Strategi Tiang Emas Berbalut Boneka Plastik (Helai Tirani Provokasi Konflik Perpecahan oleh Diktator Adidaya di Kawanan Asia Pasifik)

Suarapaparisa.com, Ada Tirani Harta Karun jagat yang terlilit boneka plastik, dan terkunci oleh para sutradara berhati durjana, yang selalu menjadi pemain latar ulung dalam roda kedigdayaan antar benua, mereka tak mau kehilangan peran ulung antar zaman dan siap mengorbankan kawan demi lawan.

INDONESIA adalah Bangsa TERKAYA di PLANET BUMI. Indonesia adalah idola Bangsa-bangsa di dunia, sekaligus incaran bangsa Asing dan Aseng.

*A. Amerika Serikat :*

Persaingan antar negara Adidaya, yang membela kekuasaan antar segi lima benua. Amerika merasa telah kehilangan pengaruhnya di Kawasan Asia, khususnya Asia Pasifik. AS ketakutan akan kekurangan cadangan Emas dan berbagai unsur uranium lainnya pada Freeport Mc MoRan, mengingat akuisisi saham ± 51% oleh Pemerintah Indonesia sangat melemahkan konversi perekonomian atas nilai tukar US Dollar, di sisi lain; upaya investasi AS pada berbagai sektor di NKRI, tak berjalan mulus dan hal inti adalah kecemburuan melihat romantisisme Indonesia atas mitra dagang di luar AS. Hal ini, menimbulkan spekulasi dan peta kecemburuan stadium akut, sehingga AS berupaya menyusun strategi konflik baru agar Indonesia tak berlalu dari pandangannya, cth konkret atl :
1. Menghasut dan menyuplai bantuan pada Negara² bagian di kawasan Asia-Pasifik untuk mendukung pergerakan referendum Papua Merdeka
2. Memberi dukungan pada Australia untuk mengambil alih wilayah Pulau Pasir NTT /Ashmore Reef
3. Membantu Malaysia mengambil alih pulau Sipadan dan Ligitan dari NKRI
4. Membantu Australia atas referendum Timor Leste dari NKRI
5. AS bergerak senyap melalui CIA dan agen FBI untuk memetakan strategi wilayah konflik fi kawasan Timur Tengah dan Asia Kecil serta Asia Tenggara Pasifik. AS berkamuflase taktik yang persis sama dengan ‘itruzo malantraz’ taktik yang di gunakan tiga Maranos (Luis de Santagel, Gabriel Sanchez dan Juan Cabrero). Kisah taktik dasar Yahudi ‘Itruzo Malantraz’ merupakan senjata ampuh AS untuk menguasai peradaban dunia dari antar zaman. Konsepnya dilakukan oleh tangan berantai dan sutradara memantau dibalik layar. NATO adalah manifestasi dari tirani strategi Model ‘Itruzo Malantraz’, konflik dasar dilakukan serupa dan sama di setiap negara maju maupun berkembang. Namun demikian, ada pepatah, ada penyakit, a pasti ada obatnya. Ada strategi dasar untuk menguasai dan menghancurkan konsep tersebut.

B. Blok Russia (CSTO)

C. Blok Umum Strategi Dagang China menguasai berbagai elemen dasar dalam dimensi kehidupan di Planet Bumi.

D. Blok Negara khusus di (Kawasan Timur Tengah)

E. Negara non Blok

Melihat, mengamati dan menanggapi posisi tawar Indonesia untuk menghadapi berbagai potensi ATHG, muncul pertanyaan ????

1. Bagaimana posisi tawar Indonesia atas himpitan kekuatan dan kekuasaan Negara adi daya dunia ????

2. Apakah Indonesia harus memilih bergabung pada suatu Blok khusus atau tetap pada pendirian berpolitik LN Bebas dan Aktif ????

3. Sampai kapan Indonesia akan kuat mempertahankan IdeologiPancasila sebagai dasar Negara dan bagaimana sikap kita untuk tetap mempertahankan keutuhan dan kedaulatan bangsa atas lirikan nafsu bangsa asing yang senantiasa menggerogoti dengan berbagai taktik baik dari dalam maupun luar negeri ????

4. Tantangan ke depan makin keras dan sangat sulit, apa langkah dasar yang dipersiapkan untuk mengantisipasi berbagai tantangan dan gejolak dalam berbagai aspek ????

Hanya satu solusi dasar :

kita bangsa Indonesia, harus NETRAL, berdiri tegak tanpa BLOK dan membuka diri untuk bekerja sama seraya berteman dengan bangsa dan negara mana pun, sekalipun itu “MUSUH”. Namun jika itu menyangkut masalah keutuhan dan kedaulatan NKRI, maka tak ada tawar menawar, apapun itu harus dipertaruhkan untuk tetap menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI

Khusus untuk memetakan AS, digunakan taktik ExProtentrix seperti Pemikir Yahudi yang menghancurkan misi AS di Vietnam dan strategi Dom Pedro dan Dom Joao pada Dinasti Kapetia yang menaklukan Amerika Selatan pada ± 1822 – 1889. Juga bisa digunakan taktik Bonestratix yang dibgunakan oleh tujuh negara konfederasi yang memisahkan diri dari Amerika (kisah perang saudara 12 April 1861 – 26 Mei 1865). Amerika perlahan lemah dan lenyap kekuasaannya atas NKRI tercinta.

SALAM MERAH PUTIH

Dari Tanah Papua,
Salam Kasih & Hormat

Andy S Komber 🙏🏼

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed