SP.COM, Dobo, Kepulauan Aru,- Tersisa 7 hari kerja pada program TNI Manunggal Membangun Desa, Satgas TMMD ke-127 Kodim 1503/Tual terus mengebut pekerjaan Rumah Tidak Layak Huni di Desa Longgar dan Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Kabupaten Kepulauan Aru.
Progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hari ini, Personil Satgas TMMD dan warga melakukan pengecoran tungku dasar pondasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Longgar dan Apara, yang disesuaikan dengan postur tanah kedua desa tersebut, Kamis (05/03/2026).
Proses ini menjadi tahapan penting dalam pembangunan RTLH agar pondasi rumah yang dibangun nantinya lebih kuat dan kokoh, terutama menyesuaikan dengan karakteristik tanah di lokasi pembangunan.
Di sela-sela kegiatan, Dan SSK TMMD ke-127 Kodim 1503/Tual, Lettu Inf Rizal Taher, yang berada langsung di lokasi pekerjaan, menyampaikan bahwa proses pengerjaan pondasi dilakukan secara teliti agar hasil pembangunan dapat bertahan lama dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat penerima manfaat.
“Pengecoran tungku dasar pondasi ini kami sesuaikan dengan kondisi tanah yang ada di lokasi, sehingga rumah yang dibangun nantinya memiliki pondasi yang kuat dan aman untuk ditempati masyarakat,” ujar Lettu Inf Rizal Taher.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mempercepat proses pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-127 di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru.
Dengan semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga, diharapkan pembangunan RTLH tersebut dapat selesai tepat waktu serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Longgar Apara.(NM)










Komentar