oleh

USKUP Amboina dan Pemuka Agama di Maluku Berkunjung Ke-Aru

Suarapaparisa.com, Dobo, Kepulauan Aru,- Uskup Disiosis Amboina, Mgr. Senno Ngutra melakukan kunjungan di Kepulauan Aru dalam ranga Misa perdana setelah diangkat menjadi Uskup pada Keuskupan Amboina, Provinsi Maluku.

Tiba di Bandara Rar Gwamar Dobo menggunakan jasa penerbangan Maskapai Wings Air, Uskup dan rombongan disambut oleh Bupati Kepulauan Aru, dr. Johan Gonga, Wakil Bupati Kepulauan Aru, Muin Sogalrey, SE, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Udin Belsigaway dan seluruh Pimpinan Forkopimda Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (02/06/2022)

Pada kunjungan tersebut, Uskup Disiosis Amboinan melibatkan semua pemuka agama di Provinsi Maluku diantanya, Ketua Sinode GPM, Pdt. Elifas Tomix Maspaitella, S.Th,. M.Th, Ketua MUI Provinsi Maluku Drs. Abdula Latuapo, Ketua Walubi Provinsi Maluku, I wayan Sutapa, Superior MCS Maluku, Maluku Utara Yosep Retob, Vikaris Jendela Antonius Kewole Kerek, Sekretaris Umum Keuskupan Amboina Agustinus Arbol dan Pimpinan umum terekat TMM St. Margaretis Kelen.

Dalam pantauan media ini, Uskup Senno Ngutra dan rombongan di dampingi Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, diarak dari Bandara Dobo menuju Gereja Katolik St. Yosep untuk melakukan Misa bersama sekaligus melakukan pemberkatan kepada Umat Katolik yang sakit dan lanjut usi (Lansia).

Usai dari Gereja St. Yosep, rombongan Uskup menuju Gereja Eden, Jemaat GPM Dobo untuk didoakan oleh seluruh Pendeta, Majelis lengkap dan Ketua Sinode GMP. Sebaliknya Uskup juga melakukan doa pemberkatan kepada perangkat pelayan dan umat yang ada di Jemaat GPM Dobo.

Pukul 11.40 Uskup Diosis Amboina Mgr. Seno Ngutra dan rombongan menuju Seminari St. Petrus Rasul Dobo yang berdekatan dengan Gereja Eden untuk melakukan doa pemberkatan kepada Umat Katolik setempat dan benda – benda rohani.

Selanjutnya Uskup dan rombongan Pemuka Agama Maluku itu diantar dengan menggunakan kora-kora darat menuju Perumahan Uskup, sambil jalan kaki, diiringi Drum Band, Tarian Adat Suku Kei, Tarian Adat Suku Tanimbar, Tarian Adat Suku Flores dan Tambaroro dari Suku Aru.

Tiba di Rumah Keuskupan, Uskup Senno Ngutra melaksanakan doa pemberkatan kepada Umat Katolik dan seluru masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru yang hadir saat itu dan makan siang bersama.

Usai makan siang, Uskup dan rombongan menuju Mezjid Agung Nurul Haq di jalan Kapitan Malongi, Kelurahan Galaidubu, disambut Imam Mezjid dan Umat Muslim di wilayah itu dalam acara silaturahim antara umat beragama.

Bukan hanya itu, Uskup Senno Ngutra dan rombongan juga mengunjungi Umat Katolik disejumlah Kompleks di Pusat Kota Dobo untuk melakukan doa pemberkatan kepada Umat Paroki setempat dan benda-benda rohani, diantaranya Kompleks Dok, Kompleks Kampung Pisang dan Kompleks Puncak Madu (Puma).

Pukul 15.50 WIT, Uskup dan rombongan juga mengunjugi Gereja Sumber Kasih di Jemaat GPM Marbali. Seluruh barisan pelayan di Gereja Sumber Kasih beserta Ketua Sinode GPM melakukan doa bersama untuk tugas baru yang diemban Uskup Senno Ngutra, sebalik Uskup juga melakukan doa pemberkatan bagi seluruh umat dan barisan pelaya di Jemaat GPM Marbali.

Terakhir, Uskup dan rombongan kembali ke perumahan Keuskupan untuk beristirahat sementara menunggu jamuan makan malam bersama Pemerintah Daerah dan pimpinan organiasi lintas agama di Kediaman (rumah dinas) Bupati Kepulauan Aru, Pandopo 1.

Perlu diketahui bahwa mulai dari Bandara Rar Gwamar Dobo, hingga semua titik yang di kunjungi Uskup Senno Ngutra mendapat sambutan meriah dari masyarakat setempat lintas agama, mendapat sambutan dengan Tarian Adat, Pusisi, Paduan Suara, Salawat dan pengalungan bunga serta pemasangan makota kebesaran orang Aru yang diatasnya terpasang burung surga, (Burung Cendrawasi).

Masyarakat Kota Dobo dalam gabungan Islam Kristen yang menjemput dan melakukan arak-arakan bersama rombongan Uskup Disiosis Amboina, diperkirakan sekita dua ribu (2.000) orang lebih, dan kunjungan ini dikabarkan hingga hari sening tanggal 6 Juni 2022. (NM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed